Adat Bantik Ikut Perkaya Budaya Manado

Festival Seni Budaya Bantik dan Peringatan Gugurnya ‘Bote’

MEMERIAHKAN iven pariwisata Manado Fiesta 2018 sekaligus memperingati 69 tahun gugurnya Pahlawan Nasional Robert Wolter Mongisidi, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado bersama masyarakat adat suku Bantik melaksanakan Festival Seni Budaya Bantik tahun 2018, di lapangan Bantik Malalayang, Kecamatan Malalayang, Rabu (05/09).

Acara budaya yang dikemas secara modern namun tidak meninggalkan tradisi adat Bantik itu, dihadiri Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dan perwakilan Propinsi Sulawesi Utara serta warga Bantik yang datang dari berbagai tempat di Indonesia maupun mancanegara.

Festival Seni Budaya Bantik tahun 2018 diawali dengan pengukuhan Lembaga Pemangku Adat dan Dewan Adat Bantik Minanga-Malalayang Periode 2018-2023 yang dilakukan Walikota Vicky Lumentut.

Dalam sambutannya, orang nomor satu di Manado itu mengapresiasi kegiatan Festival Seni Budaya Bantik yang ikut memperkaya seni dan budaya yang ada di Kota Manado.

“Seni budaya adat masyarakat Bantik ini sudah ada sejak lama dan merupakan salah satu seni budaya yang ada di Kota Manado. Sehingga, seni budaya Bantik ini ikut memperkaya khasanah budaya yang ada di Manado. Saya selaku Walikota Manado tentunya sangat mendukung pelaksanaan Festival Seni Budaya Bantik yang dilaksanakan bertepatan dengan peringatan gugurnya Pahlawan Nasional Robert Wolter Mongisidi tanggal 5 September ini,” ujar Walikota Vicky Lumentut.

 

Dukung Iven Pariwisata Manado Fiesta 2018

WALIKOTA Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA mengatakan, kegiatan Festival Seni Budaya Bantik menjadi bagian dari perhelatan pariwisata akbar tahunan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado bertajuk Manado Fiesta 2018.

“Setiap tahun kami melaksanakan iven Manado Fiesta dan Festival Seni Budaya Bantik ini menjadi bagian dari Manado Fiesta tahun 2018 ini. Dengan kegiatan budaya ini, akan semakin menyemarakan iven pariwisata di Kota Manado. Terima kasih untuk dukungan dari masyarakat adat Bantik. Berkaitan dengan peringatan 69 gugurnya Pahlawan Nasional Robert Wolter Mongisidi tahun 2018 ini, saya mengajak mari kita jaga dan lestarikan semangat juang yang ditunjukan ‘Bote’ yang pantang menyerah hingga titik darah penghabisan,” tandas Walikota Vicky Lumentut.

Sementara, Ketua Lembaga Pemangku Adat Bantik Minanga-Malalayang AKBP Drs Reyno F Bangkang MSi mengatakan, peringatan gugurnya Pahlawan Nasional asal desa Bantik Minanga-Malalayang Robert Wolter Mongisidi merupakan bentuk refleksi spirit nasionalisme, intelektual, dan keberanian.

“Festival Seni Budaya Bantik tahun 2018 ini selain dalam rangka peringatan 69 tahun gugurnya Pahlawan Nasional Robert Wolter Mongisidi yang jatuh pada tanggal 5 September, kegiatan ini juga adalah bentuk dukungan masyarakat adat Bantik bagi pelaksanaan Manado Fiesta 2018,” tukas Bangkang.

Festival Seni Budaya Bantik diikuti warga Bantik dari 11 Desa dan Kelurahan yang ada di Sulut. Dimana, ditampilkan berbagai atraksi seni budaya adat bantik seperti tarian Mahambak dan tarian perang Kabasaran atau Upasa.(*)

 

 

Editor : Stephen (MR)