Akibat Corona, Pariwisata Manado Jadi Tidak Stabil

Manado, MR – Penyebaran Covid-19 yang melanda dunia sampai ke Kota Manado berdampak langsung pada sektor pariwisata di kota ini.

Jika biasanya setiap hari terlihat banyaknya turis yang berseliweren di Kota Manado, terutama turis Cina, sejak virus Corona muncul, sudah tidak lagi terlihat.

Hal ini tentunya berpengaruh pada industri pariwisata. Terutama pelaku usaha hotel, penginapan hingga restoran dan rumah makan.

“Dampak dari adanya virus Corona atau Covid-19 yang telah menyebar di seluruh dunia bahkan Indonesia dan Kota Manado, tidak bisa dipungkiri jika untuk kegiatan kepariwisataan di Manado menjadi tidak stabil,”jelas Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Manado, Dra Neivy Lenda Pelealu MSi, Senin (16/03).

Menurutnya, sebagai instansi yang menangani kepariwisataan di kota ini, tidak bisa berbuat banyak untuk mendorong bangkitnya pariwisata Kota Manado.

Apalagi, sekarang ini semua akses ditutup dan konsentrasi pemerintah terfokus pada upaya penanganan pencegahana penyebaran virus Corona di Manado.

“Kita belum bisa berbuat apa-apa, karena semua akses masuk diperketat. Sekarang ini, fokus pemerintah yaitu menyelamatkan warga kota dari serangan Covid-19, sehingga berbagai upaya dilakukan untuk mencegah agar virus Corona tidak menyebar di Kota Manado,”tukas Pelealu.

Dirinya berharap, pandemi Covid-19 ini segera berakhir dan suasana kembali normal, sehingga industri pariwisata di Manado bisa bangkit lagi.

“Kita berharap kedepan kondisi ini kembali normal dan pariwisata Manado bergairah kembali,”pungkas Pelealu.(stephen)

Foto: istimewa