Assa: Pembangunan Ringroad Salah Satu Penyebab Banjir

Manado, MR – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Manado Peter KB Assa menjelaskan, dalam setiap pembangunan pasti ada konsekuensi yang dapat mendatangkan masalah di kemudian hari, begitu juga dengan pembangunan ringroad.

“Salah satu masalah adalah meningkatnya debit air ataupun sedimen limpasan dari kawasan ringroad menuju ke daerah yang lebih rendah atau ke arah kota Manado,”jelas Assa.

Menurutnya, kalau Limpasan itu semakin besar terjadi bilamana sistem drainase jalan di ringroad dan kawasan baru yang terbangun di sekitarnya tidak ditata bangun dengan baik,mengikuti ketentuan RTBL maupun RTRW. Maka akibatnya banyak spot spot area tertentu di bagian hilir ringroad akan tetap menjadi korban banjir air dan sedimen.

“Sebagai contoh berdasarkan hasil survey Dinas PUPR tanggal 23 dan 26 Maret lalu di daerah yang baru baru ini terdampak banjir yaitu di kelurahan Wanea lingkungan II (kawasan sekitar perumahan Kejaksaan) dan kelurahan Malendeng,”ungkap Assa.

Ditambahkan mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Manado, tim Apache Dinas PUPR telah melaksakakan survey. Dan hasil survey menunjukkan, bahwa kondisi banjir menjadi semakin parah dikarenakan beberapa hal yang melanggar ketentuan aturan bahkan teknis, yakni badan anak sungai semakin ke hilir semakin mengecil penampung alirannya akibat mundurnya areal tanah atau bangunan milik warga yang mempersempit sungai, banyaknya bangunan warga yang berdiri di atas anak sungai atau saluran induk drainase yang menjadi penghalang aliran, banyak sumbatan dalam box culvert/gorong-gorong/jembatan oleh sampah, terjadinya pendangkalan sungai atau saluran oleh sedimen bekas gusuran dari areal ringroad yang mengendap serta semakin mengecilnya luasan RTH sebagai daerah resapan air baik di bagian hulu, tengah maupun hilir DAS.

“Nah berdasarkan temuan survey tersebut maka Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah mengadakan rapat koordinasi Senin (27/03) dengan pihak kelurahan, kecamatan, Bappelitbang, Dis Perkim, Pol PP dan Dinas Lingkungan Hidup untuk menyampaikan bentuk solusi jangka pendek dan jangka panjang hasil kajian sementara Dinas PUPR,”ungkap Assa.

Selain itu katanya, dalam waktu dekat pihaknya merencanakan untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut), Balai Jalan dan Jembatan, Balai Wilayah Sungai Sulawesi I dan Pemerintah Provinsi Sulut, dengan tujuan untuk membicarakan solusi terpadu penataan sistem drainase kawasan ringroad hingga kawasan perkotaan untuk mengurangi banjir.

“Perubahan ini perlu secepatnya dilakukan agar kondisi banjir yang terjadi di Kota Manado bisa diminimalisir menuju Manado Kota Cerdas,”pungkas Assa.(stephen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *