Bawaslu Sulut Laksanakan Sosialisasi Penyelesaian Sengketa Pemilihan tahun 2020

Manado, MR – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan sosialisasi penyelesaian sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020, di Hotel Best Western The Lagoon, Jumat (13/11).

Sosialisasi ini diadakan oleh Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Sulut dan diikuti oleh organisasi masyarakat (ormas) di Sulut.

Awaluddin Umbola, Komisioner Bawaslu Sulut mengatakan hingga saat ini masih belum ada laporan terkait penyelesaian sengketa dari Bawaslu kabupaten/kota.

“Di awal tahapan ada potensi karena salah satu calon bupati di Minut mundur di tengah perjalanan proses verifikasi dukungan. Tapi ternyata setelah diperiksa lebih lanjut konteks formil materilnya tidak terpenuhi,” ujar Awaluddin.

Konflik-konflik yang terjadi di partai pun tidak sampai ke tangan Bawaslu yang artinya sudah berhasil diselesaikan sendiri oleh pihak yang berkonflik.

Selain itu, untuk menghindari bentrok di lapangan yang bisa berujung sengketa, para pasangan calon (paslon) harus melaporkan jadwal kampanye masing-masing.

Untuk saat ini, Awaluddin mengatakan hal yang dikhawatirkan menuai sengketa adalah terkait pemasangan alat peraga kampanye serta pertemuan terbatas.

“Di masa kampanye ini kemungkinan konflik itu terjadi besar, artinya alat peraga yang dipasang bisa saling tumpuk atau justru perebutan lahan,” jelasnya.

Meski begitu, Awaluddin mengakui tempat untuk pemasangan alat peraga kampanye di Sulut ruangnya masih cukup sehingga hal ini diharapkan tidak menimbulkan konflik.

Selain itu dalam sosialisasi ini Awaluddin memohon kepada masyarakat terutama orang-orang terdekat paslon agar tidak menghalangi pekerjaan penyelenggara pemilu.

“Tidak semua panwascam mau berada di posisi seperti itu sehingga diharapkan pengertiannya dan tolong jangan halangi pekerjaan kami,” tutup Awaluddin.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *