Buntut Belum Dibuatnya Surat Hibah, Pemilik Lahan Hentikan Proyek Pekerjaan Jalan Desa Popareng

Amurang, MR – Buntut belum dibuatnya surat hibah dari Pemerintah Desa (Pemdes) Popareng, Kecamatan Tatapaan, Keluarga Suwawa Hendrikus selaku pemilik lahan pekarangan sekira 50×3 meter menghentikan pekerjaan pembuatan jalan yang sudah mulai dikerjakan.

Kepada wartawan manadoreal, Jumat (22/05), Keluarga Suwawa Andrikus mempertanyakan surat hibah Pemdes Popareng agar tidak menimbulkan permasalahan hukum dikemudian hari.

“Karena kami keluarga melihat sudah ada pekerjaan tapi belum ada surat yang mengikat satu sama lain. Setahu kami, apabila proyek yang menggunakan anggaran Dana Desa dan ternyata ada hibah lahan dari warga, wajib dibuatkan surat pernyataan hibah sebagai dasar untuk suatu pekerjaan karena tidak ada biaya hibah yang keluar dari desa, kami juga menjaga jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan masing-masing dapat mempertanggungjawabkan. Hal tersebut membuat kami sebagai keluarga pemilik lahan tersebut menghentikan pekerjaan yang sudah mulai berjalan karena belum ada surat yang melegalkan pekerjaan tersebut,”jelas keluarga.

Sementara, Hukum Tua (Kumtua) Desa Popareng Servie M Rattu SE, saat di konfirmasi melalui pesan singkat Whatshapnya pada nomor +62 853-9571-1*** tidak merespon meski sudah dibaca, demikian pula Sekretaris Desa Rianita Lasut saat dikonfirmasi melalui akun Masanggernya tidak merespon juga kendati sudah dibaca.

Sekadar diketahui, proyek jalan yang bersumber dari Dana Desa tahun 2020 sepanjang kurang lebih 80 meter dan lebar 3 meter dengan biaya Rp124.735.500,- sudah mulai dikerjakan sejak beberapa hari lalu. Bahkan, material baik batu dan pasir terpantau sudah ada di lokasi pekerjaan. (nal’s)