Bupati CEP: Fakta Persidangan, Bowo Sidik Akui Tidak Menerima Uang Dari Saya

Jakarta, MR – Terkait berita di media sosial yang menyudutkan dirinya terkait kasus Bowo Sidik Pangarso yang disidangkan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Bupati Minahasa Selatan (Minsel) DR Christiany Eugenia Paruntu mengungkapkan terdakwa mengakui tidak menerima uang Rp600 juta.

Hal ini menurut Bupati CEP sesuai fakta persidangan 2 Oktober lalu.

Penegasan ini dikatakan Bupati CEP dalam sebuah wawancara yang diunggah Youtube dengan video berdurasi 9.48 menit.

Pernyataan tersebut menepis kabar yang beredar jika Bupati CEP pernah diperiksa KPK, CEP jadi saksi dalam kasus Bowo, dan Bowo Sidik menerima 600 juta dari CEP.
Dikatakan Bupati Minsel dua periode itu, fakta persidangan jelas menyatakan Bowo Sidik tidak menerima uang dari dirinya.

“Fakta persidangan pak Bowo Sidik mengakui bahwa tidak menerima uang dari saya (CEP, red),”ujarnya.

Dalam persidangan dengan terdakwa Bowo Sidik di Pengadilan Tipikor Jakarta, 2 Oktober lalu, terdakwa menyatakan saksi Tetty, sapaan akrab Bupati Minsel, tidak memberikan uang kepadanya.

“Tetty tidak pernah memberikan uang kepada saya,”ungkap Bowo. Bowo mengakui bahwa dirinya sekadar membantu mengusulkan proposal revitalisasi pasar saja.

“Bahwa apa yang dikatakan saksi CEP benar, bahwa kami ketemu hanya di Komisi VI saat ada acara Partai Golkar dan saling berkenalan dengan Ketua Umum Golkar (Aerlangga Hartarto,red). Pak Ketum minta supaya pimpinan komisi bisa support bupati dan gubernur dari Golkar,” tegas Bowo.

Pemberitaan hangat seputar Bupati CEP ramai dipublikasikan setelah Bendahara Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) itu masuk bursa calon Menteri Kabinet Indonesia Maju.

Bahkan Bupati CEP sempat memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo ke Istana Negara Jakarta.(nal)