Bursa Bakal Calon Walikota Tomohon Dari Partai Golkar Memanas, Mokodompit: DPP Akan Lakukan Survey Akhir Kembali

Tomohon, MR – Jelang pelaksanaan Pemilihan Walikota dan wakil Walikota Tomohon, dinamika politik di ‘kota Bunga’ ini mulai memanas.

Salah satunya di tubuh Partai Golkar Kota Tomohon. Pasalnya, hasil survei dari Pusat Studi Demokrasi dan HAM (PusDeHAM) telah mengklaim salah satu bakal calon dari Partai Golkar Kota Tomohon mendapat presentase 30,4 persen melebihi dari kedua bakal calon lain yang ada di Golkar Tomohon.

Terkait hasil dari lembaga survei PusDeHAM, Sekretaris DPD Partai Golkar Sulut Rasky Mokodompit angkat bicara.

Menurutnya, hasil survei tersebut bukan menjadi acuan mendapatkan Surat Keputusan (SK) calon dari partai berlambang pohon beringin itu.

Dikatakan Mokodompit, masih ada lagi survey yang akan dilakukan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar pada Juli mendatang.

“Jadi akan ada survei terakhir dari DPP pada bulan Juli nanti sebelum dikeluarkannya Surat Keputusan pasangan,”jelas Mokodompit, kepada sejumlah awak media, Selasa (23/06)

Lanjut Mokodompit, DPP Partai Golkar telah bekerjasama dengan 10 lembaga survei untuk menjaring para bakal calon Walikota Tomohon dari Partai Golkar.

“Yang pasti hasil survei tersebut menjadi salah satu acuan dan belum menjamin untuk memegang SK calon walikota, karena kurang lebih 10 Lembaga Servei yang bekerjasama dengan DPP Partai Golkar Pusat, trmasuk Lembaga Servei Indikator, Pusdeham dan lain-lain,. Intinya DPP akan melakukan servei kembali terkait elektabilitas setiap bakal calon di beberapa kabupaten kota,”pungkas Mokodompit.(stelda)

Foto: Rasky Mokodompit