Datangi Mantos, Walikota GSVL: Jika Syarat Terpenuhi Mall Dibuka Bertahap

Manado, MR – Menanggapi berbagai tanggapan terkait penundaan dibukanya kembali mall di Kota Manado, Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA mendatangi salah satu pusat perbelanjaan modern Mantos, di jalan Piere Tendean Manado, Kamis (02/07).

Didampingi Kapolresta Manado Kombes Pol Elvianus Laoly, Sekertaris Daerah Kota Manado Micler CS Lakat SH MH, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Manado drg Sanil Marentek, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Manado Johanis Waworuntu serta Kepala Bagian Pemerintahan dan Hubungan Masyarakat Pemkot Manado Sonny Takumansang, orang nomor satu di Manado itu menemui owner Mantos Hengky Wijaya.

Dijelaskan Walikota GSVL, belum dibukanya mall dikarenakan Kota Manado telah ditetapkan pemerintah pusat sebagai salah satu daerah dengan status zona merah Covid-19.

Menurutnya, pemerintah akan memberikan kesempatan mall dibuka jika syarat penanganan Covid-19 sesuai protokol kesehatan telah dipenuhi pengelola maupun pemilik mall.

Meski demikian, kata Walikota GSVL, pembukaan mall juga dilakukan empat tahap dan dievaluasi.

“Apa yang telah disepakati yaitu 1 Juli 2020 akan dibuka, tetapi karena Manado mendapat status zona merah, jadi meminta waktu untuk dievaluasi lagi. Saya mau membicarakan dulu dengan yang terkait zonasi ini. Kemarin dan hari ini telah melakukan rapat maraton dengan mereka dan sudah ada kesimpulan untuk memutuskan dan langsung datang untuk menyampaikan secara langsung,”ujar Walikota GSVL.

Lanjut dikatakan, Walikota Manado dua periode itu, ada empat tahap yang akan dilakukan dalam pembukaan mall dengan syarat-syarat yang harus dipenuhi pihak mall.

“Setelah syarat-syaratnya dipenuhi dan mereka menyampaikan kesiapan yah silahkan mulai, kapan saja. Kami berharap syarat itu agar dipenuhi dan tidak ada klaster baru, klaster Mall untuk kota Manado,”tandasnya.

Untuk tahap pertama, jelas Walikota GSVL, ada 30 persen kapasitas mall yang akan dibuka termasuk 30 persen jumlah karyawan dan pengunjung.

Ditegaskan beberapa tempat usaha belum diperkenankan buka seperti arena permainan anak-anak, bioskop, karaoke, salon dan spa.

“Pada pembukaan tahap pertama ini, anak-anak, lansia dan ibu hamil belum diijinkan mengunjungi mall,”pungkas Walikota GSVL, seraya menegaskan pembukaan tahap pertama dilaksanakan selama dua minggu sebagai uji coba.(stephen)