Diduga Belum Dilunasi Pihak Ketiga, Ratusan Ton Beras Bantuan Milik Dinsos Sulut ‘Disita’ Pemilik Beras

Tumpaan, MR – Beras bantuan yang akan dibagikan kepada masyarakat terdampak Covid-19 di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Selasa (23/06), ‘disita’ pemilik beras.

Pasalnya, beras yang dipihak-ketigakan kepada oknum ASN salah satu instansi Provinsi Sulut berinisial JP itu, diduga belum lunas dibayar.

Beras ratusan ton tersebut ditampung di salah satu Balai Pertemuan Umum (BPU) yang ada di kecamatan Tumpaan, tepatnya di BPU Desa Tumpaan Baru.

Kejadian pengambilan paksa oleh pemilik beras berdasarkan informasi warga, karena JP belum melunasi pembayaran.

Salah satu pengusaha beras yang tidak mau namanya disebut membenarkan jika pihaknya telah menarik puluhan sak/karong beras 5 kilogram yang telah ditempeli stiker Pemerintah Provinsi Sulut atau ODSK.

“Memang betul kami tarik kembali karena sudah dua bulan belum ada pelunasan,”tukas pemilik beras.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara dr Rinny Tamuntuan saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya yang bernomor 08229636****, mengaku terkejut saat mendengar informasi tersebut.

Menurutnya, masalah pembayaran sudah ada kesepakatan dengan pihak ketiga dalam hal ini oknum JP.

“Saya baru dengar informasi ini, setahu saya itu sudah ada kesepakatan dengan ibu JS dan pihak kami sudah membayarnya tapi masih ada tahap lagi pelunasan,”jelas Tamuntuan.

Dirinya menegaskan akan memanggil oknum pihak ketiga tersebut untuk meminta penjelasan terkait masalah itu.

“Saya akan memanggilnya untuk meminta klarifikasi akan kejadian tersebut,”tegas Tamuntuan.

Saat dikonfirmasi kepada pihak ketiga melalui akun Facebooknya, belum ada tanggapan.(nal)