Diduga Tak Kantongi Ijin, Sekretaris Satpol PP Minsel Temukan Kubangan Limbah PT Sasa Inti Amurang Dekat Pemukiman Warga

Minsel, MR – Berulah lagi, rupanya PT Sasa Inti Amurang tidak pernah menyadari jika limbah yang dibuang di kawasan pemukiman secara “brutal” sangat merugikan masyarakat dan lingkungan pada umumnya.

Setelah beberapa tahun lalu perusahaan yang sama (waktu itu masih bernama PT Global) membuang limbah dalam kubangan yang dibuat khusus untuk membuang/menampung limbah, kali ini terjadi kembali kasus yang sama dilakukan PT Sasa Inti Amurang.

Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Mariano Kani ST bersama sejumlah anggota Satpol PP Minsel dan masyarakat sekitar perusahaan termasuk awak media menemukan kubangan berukuran besar dekat kawasan pemukiman yang dijadikan tempat pembuangan limbah PT Sasa Inti.

Hal tersebut diduga dilakukan pihak perusahaan karena protes warga saat mendapati aliran sungai Tongop yang tercemar sampai ke pantai, sehingga managemen mengelabui warga dengan menggali kubangan yang berukuran besar sebagai tempat pembuangan limbah.

Dugaan lain juga menyebutkan akibat tidak ada ijin pembungan limbah cair, sehingga dari tahun ke tahun perusahaan yang bergerak di bidang industri tepung kelapa dan unit produksi lainnya, membuang limbah secara amburadul ke sembarang tempat.

Hal itu jelas melanggar Undang-Undang
(UU ) nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan Lingkungan Hidup serta Peraturan Pemerintah (PP) nomor 22 tahun 2021 tentang perlindungan penggunaan sumber daya air.

Sementara, pihak managemen PT Sasa Inti Amurang Danny selaku maneger saat di konfirmasi melalui pesan singkat di Whtshap yang bernomor 085336999*** sampai berita ini diturunkan tidak menanggapi konfirmasi dari wartawan media ini.(nal)