Dikuatirkan Jadi Klaster Baru Covid-19, PT Sasa Inti Diduga Rekrut Karyawan Perusahaan Lain Yang Sedang Jalani Isolasi Mandiri

Amurang, MR – Salah satu perusahaan besar di Minahasa Selatan (Minsel) PT Sasa Inti yang bergerak dibidang produksi makanan, tepung kelapa serta produksi lainnya, diduga mempekerjakan karyawan yang sedang menjalani isolasi mandiri Covid-19.

Hal ini memunculkan kekuatiran warga dan sebagian besar karyawan yang bekerja pada perusahaan yang memiliki ratusan tenaga kerja baik lokal maupun dari luar Minsel.

Pasalnya, beberapa karyawan yang direkrut perusahaan ini diduga sedang menjalani isolasi mandiri akibat test reaktif maupun positif Covid-19 dari perusahaan lain.

Menurut sumber yang tidak mau namanya disebut, ada kurang lebih 8 karyawan dari perusahaan lain yang sementara menjalani isolasi direkrut oleh PT Sasa Inti.

“Ini sangat membahayakan masyarakat sekitar karena kalau sampai ada yang terkontaminasi dengan karyawan yang berstatus reaktif atau positif Covid-19 bisa menimbulkan klaster baru di perusahan PT Sasa Inti,”ungkap sumber tersebut.

Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Personalia PT Sasa Inti Linda Prang, saat dikonfirmasi media ini via telepon seluler bernomor 0811437***, membantah jika perusahaannya merekrut karyawan dari perusahaan lain yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Menurutnya, perekrutan karyawan di PT Sasa Inti disaat pandemi Covid-19 ini dilaksanakan secara ketat dengan melakukan rapid test, karena perusahaan membuka peluang bagi siapa saja baik warga Minsel maupun dari luar Minsel yang ingin bekerja di PT Sasa Inti.

“Kami tidak merekrut karyawan yang sementara jalani isolasi mandiri dan itu salah besar, tapi kami membuka peluang siapa saja baik dari Minsel atau dari luar untuk mengais rejeki di PT Sasa,”tukasnya.

Saat ditanya terkait hasil rapid test, Prang tidak menjawab bahkan dirinya mengelak dengan alasan akan ikut rapat.(nal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *