Dishub Manado Kaji Kembali ANDALALIN

Tertibkan Parkir Liar di Tempat Usaha, Rumah Makan dan Supermarket

M. Sofyan

Manado, MR – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus melakukan berbagai upaya untuk mengatasi kesemrawutan lalulintas di Manado.

Menurut Kepala Dishub Manado M Sofyan, sejak dipercayakan Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA memegang jabatan yang berkaitan dengan urusan lalu lintas dan angkutan jalan itu, dirinya langsung mengambil langkah untuk memperbaiki lalu lintas di kota ini.

Salah satunya dengan melakukan penataan terkait penertiban parkir di beberapa tempat usaha, baik rumah makan maupun supermarket dengan mengkaji kembali Analisa Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN).

Dalam Pasal 47 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 Tahun 2011 tentang Manajemen dan Rekayasa, Analisis Dampak, serta Manajemen Kebutuhan Lalu Lintas, dijelaskan setiap rencana pembangunan pusat kegiatan, permukiman, dan infrastruktur yang akan menimbulkan gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (lalin) dan angkutan jalan wajib dilakukan ANDALALIN.

“ANDALALIN itu sendiri adalah serangkaian kegiatan kajian mengenai dampak lalu lintas dari pembangunan pusat kegiatan, permukiman, dan infrastruktur yang hasilnya dituangkan dalam bentuk dokumen hasil ANDALALIN. Hasil ANDALALIN tersebut merupakan salah satu persyaratan pemilik usaha untuk memperoleh izin lokasi, izin mendirikan bangunan; dan izin pembangunan gedung dengan fungsi khusus sesuai dengan ketentuan perundang-undangan di bidang bangunan gedung.”jelas mantan Camat Tikala itu, Minggu (19/03) tadi.

Terkait banyaknya keluhan tentang rumah makan dan kegiatan usaha bisnis lainnya yang mengakibatkan penggunaan bahu jalan atau trotoar sebagai tempat parkir yang berdampak pada munculnya kemacetan, Kadishub Sofyan mengaku telah melakukan koordinasi dengan Satuan Kerja (Satker) Kementerian Perhubungan danDishub Provinsi Sulut melalui bidang Pengawasan dan Keselamatan Lalu Lintas untuk melakukan pemeriksaan ANDALALIN bagi pelaku usaha.

“Ada beberapa lokasi yang akan menjadi target prioritas, di antaranya Giant Supermaket dan rumah makan Bakar Rica di jalan Sudirman. Ini sudah menjadi target kami pekan berjalan ini. Kalau kemudian pemilik usaha itu tidak punya ANDALALIN maka kami akan merekomendasikan kepada instansi teknis yang berkaitan dengan perizinan untuk segera meninjau tempat usaha tersebut,”tegas Sofyan.

Lanjut dikatakan, ANDALALIN adalah studi atau kajian mengenai dampak lalu lintas dari suatu kegiatan dan atau usaha tertentu yang hasilnya dituangkan dalam bentuk dokumen ANDALALIN atau perencanaan pengaturan Lalu Lintas. Hal ini dikaitkan bahwa setiap perubahan guna lahan akan mengakibatkan berubahan di dalam sistem transportasinya.

“Dengan Andalalin maka dapat diperhitungkan berapa besar bangkitan perjalanan baru yang memberlukan rekayasa lalu lintas dan manajemen lalu lintas untuk mengatasi dampaknya,”tandasnya.

Tujuan dilakukannya ANDALALIN, tambah Sofyan, adalah untuk memprediksi dampak yang ditimbulkan suatu pembangunan kawasan, menentukan bentuk peningkatan/perbaikan yang diperlukan untuk mengakomodasikan perubahan yang terjadi akibat pengembangan baru, menyelaraskan keputusan-keputusan mengenai tata guna lahan dengan kondisi lalu lintas, jumlah dan lokasi akses, serta alternatif peningkatan/perbaikan, mengidentifikasi masalah-masalah yang dapat memengaruhi putusan pengembang dalam meneruskan proyek yang diusulkan, dan sebagai alat pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan manajemen dan rekayasa lalu lintas.(stephen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *