DPM-PTSP Manado ‘Segel’ Bangunan Dan Usaha Tak Berijin

Manado, MR – Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) mengambil tindakan tegas terhadap usaha ataupun bangunan yang tidak memiliki ijin di Kota Manado.

Dalam aksi yang dipimpin Kepala DPM-PTSP  Jimmy Rotinsulu SE yang diwakili Kepala Bidang Pengendalian dan Kebijakan Steven Runtuwene SSos, Selasa (26/02), sejumlah rumah makan, Spa dan bangunan di Kecamatan Tikala yang tidak memiliki ijin resmi ‘disegel’ sementara waktu. Seperti rumah makan Bakar Rica, Cella Bakery, King Resto, rumah makan Afisha, Teratai Spa dan Beefee Spa. 

“Aksi ini merupakan bentuk ketegasan pemerintah terhadap bangunan ataupun usaha yang tidek memiliki ijin resmi, sekaligus memberikan efek jera bagi pemilik usaha maupun pemilik bangunan. Silahkan melaksanakan usaha dan mendirikan bangunan di Kota Manado tetapi harus mengurus ijin dan memenuhi semua ketentuan yang berlaku,”tukas Runtuwene.

Dikatakan, DPM-PTSP memberikan tenggang waktu selama 7 hari bagi pemilik usaha maupun bangunan yang ‘disegel’ sementara untuk mengurus atau menyelesaikan ijin. Jika sampai batas waktu yang diberikan tidak direspon, Pemkot Manado akan mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku.

“Lengkapi semua izin melalui OSS (Online Single Submission), karena kita sudah pakai sistem itu. Jika sudah tujuh hari kedepan ijin belum juga dilengkapi, pemilik harus membongkar tempat usaha mereka, kalau tidak pihak penegak Perda (Peraturan Daerah) dalam hal ini Polisi Pamong Praja yang akan membongkarnya,”tandas mantan Kepala Bagian Pemerintahan dan Hubungan Masyarakat Kota Manado itu. 

Ditambahkan, tahun 2019 ini, DPM-PTSP Kota Manado sudah melaksanakan aksi penempelan stiker di 20 tempat usaha maupun bangunan yang melanggar, dengan melibatkan Satpol-PP dan aparat pemerintah setempat. (stephen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *