DPPKBP3A Minsel Sosialisasikan Delapan Fungsi Keluarga Ditengah Pandemi Covid-19

Amurang, MR – Menindaklanjuti instruksi Bupati Minahasa Selatan Christiany (Minsel) Eugenia Paruntu terkait pandemi virus Corona atau Covid -19, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A)Minsel menggelar sosialisasi penggunan alat kontrasepsi serta penundaan kehamilan, Rabu (22/04).

Pasalnya, adanya imbauan pemerintah untuk tinggal dirumah memutus mata rantai Covid-19, akan berdampak meningkatnya angka kehamilan.

Kepala DPPKBP3A Meity Tumbuan SPdM
melalui kepala bidang Pengendalian Penduduk (Dalduk) Grace Kolompoy menjelaskan pihaknya telah seminggu melaksanakan kegiatan ini di setiap kampung KB dan kampung lainnya yang ada di Minsel.

“Adanya imbauan untuk tinggal di rumah saja, efeknya akan berdampak pada angka kehamilan meningkat, sehingga kami langsung turun lapangan dan jemput bola membagikan alat kotrasepsi dan pil KB, untuk suntik dan alat kontrasepsi lain kami mengarahkan ke bidan di kampung,”ungkap Kolompoy.

Lanjut dikatakan, kegiatan ini juga dalam rangka menggerakan masyarakat dalam hal kesadaran ber-KB dan memberi penekanan pada fungsi keluarga.

Menurutnya, 8 Fungsi Keluarga yang penting untuk dilakukan yakni: Fungsi Agama dimana keluarga menjadi tempat dimana nilai agama diberikan, diajarkan, dan dipraktikkan, Fungsi Kasih Sayang dimana sejak bayi dilahirkan sejak itu pula ia mengenal kasih sayang, Fungsi Perlindungan, Fungsi Sosial Budaya, Fungsi Reproduksi, Fungsi Sosialisasi dan Pendidikan, Fungsi Ekonomi dan Fungsi Pembinaan Lingkungan.(nal’s)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *