Gilingan Padi Bantuan Pemerintah Milik Gapoktan Esa Keter Matani Diduga Dijual di Bolangitang Bolmut

Minsel, MR – Alat mesin pertanian (Alsintan) berupa mesin gilingan padi bantuan pemerintah pusat diduga dijual di salah satu desa di Kecamatan Bolangitang Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) oleh oknum pengurus Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) “Esa Keter” Desa Matani Satu, Kecamatan Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Diketahui, bangunan dimana Alsintan tersebut ditempatkan saat ini sudah kosong sejak tahun 2015, sedangkan bantuan tersebut mulai beroperasi pada tahun 2014 saat ini yang tersisa hanya gerbong asap dan bantalan mesin.

Penelusuran awak media ini, sudah sampai ke salah satu Desa di Kecamatan Bolangitang Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dan diduga mesin yang digunakan salah satu pengusaha penggilingan padi adalah milik Gapoktan Esa Keter Matani.

Selain itu, sumber yang sangat dipercaya juga mengatakan bahwa Alsintas tersebut diduga dijual di daerah Bolmut dan saya sudah cek langsung dan bertemu kepada pembeli serta memastikan bahwa Alsintan tersebut berasal dari gabungan

kelompok yang ada di Minsel.

“Iya benar mesin type dan merknya sama persis dengan mesin yang ada di Gapoktan “Esa Keter” Matani Satu, waktu itu saya turun langsung mengeceknya dan bertemu dengan pembelinya yang ada di desa tersebut” jelas sumber, yang meminta namanya tidak dipublish..

Sampai berita ini diturunkan, awak media ini masih terus berusaha mencari dan menggali informasi terkait raibnya Alsintan yang diduga dijual oleh oknum pengurus Gapoktan kepada pihak lain dan dibawah keluar dari Minsel.

Terkait mesin pengering padi sampai saat ini sejumlah pengurus tidak mengetahui keberadaannya serta dinamo-dinamo penggerak juga Generator pembangkit listrik 30 kWat dan uang Rp.100 juta untuk pengadaan gabah tidak jelas keberadaanya.(nal)