Inilah Alasan GSVL Gabung Dengan Partai Nasdem

Manado, MR – Langkah politik DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA untuk hengkang dari Partai Demokrat dan bergabungnya dengan Partai Nasdem, menjadi perbincangan hangat tyidak hanya di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) namun sampai nasional. Apalagi, manuver GSVL, sapaan akrab Vicky Lumentut tersebut menjadi viral di media sosial.

Kepada sejumlah wartawan, saat tiba dari Jakarta, Sabtu (29/09), GSVL blak-blakan mengungkapkan alasannya untuk bergabung dengan partai pimpinan Surya Paloh tersebut. Menurutnya, keputusan untuk masuk dalam keluarga besar Partai Nasdem merupakan kemauannya sendiri tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

GS Vicky Lumentut

“Partai Nasdem mempunyai cita-cita luhur untuk memperbaiki bangsa dan negara. Dimana Ketum DPP Partai Nasdem bapak Surya Paloh mengatakan bahwa kondisi bangsa sedang sakit, jadi perlu niat dan upaya keras untuk memperbaikinya. Gerakan perubahan restorasi harus dilaksanakan, dan untuk mengawal restorasi ini, teladan dan kejujuran dari pemimpin adalah kuncinya,”ujar Walikota Manado dua periode itu.

Dikatakan GSVL, penegasan Ketua Umum Partai Nasdem jika partainya anti mahar serta keprohatinan terhadap kondisi demokrasi sekarang yang mulai pragmatis dan transaksional, membuat dirinya tertarik untuk berjuang bersama Partai Nasdem.

“Itulah yang membuat saya tertarik dan jatuh hati, kemudian saya minta izin dan bermohon untuk diterima menjadi angota partai,”tukas GSVL.

Diakuinya, hubungan dengan keluarga besar Partai Demokrat selama lebih dari tujuh tahun menjabat Ketua DPD Partai Demokrat Sulut, sampai saat ini masih terjalin baik.

“Mulai dari Ketua Umum pak SBY, Sekjen bung Hinca, Mas AHY, Mas Ibas, Pak PEW dan jajaran DPP serta rekan rekan ketua DPD se-Indonesia, semua baik dengan saya. Tetakhir saya ikut rapat bersama DPP tanggal 17 September 2018 mendengarkan kebijakan DPP dalam menghadapi Pileg dan Pilpres 2019,”tandas GSVL.

Yang menjadi permasalahan politik mungkin, karena GSVL selaku Ketua DPD Partai Demokrat Sulut, secara terbuka menyatakan ke publik bahwa Demokrat Sulut mendukung Joko Widodo (Jokowi) sebagai Capres 2019. Bertentangan dengan keputusan DPP Partai Demokrat yang mendukung Prabowo – Sandiaga.

“Saya sudah secara terbuka telah menyatakan ke publik mendukung Pak Jokowi sebagai Calon Presiden. Alasan saya bersama keluarga besar Partai Demokrat Sulut mendukung pak Jokowi, pertama, rakyat Sulut banyak yang senang dan suka kepada pak Jokowi. Kedua, Presiden Jokowi adalah atasan saya sebagai Walikota Manado, dan saya melihat bahwa selama beliau memimpin Indonesia banyak kemajuan yang telah terjadi melalui kebijakan-kebijakan. Ditambah lagi kerja membangun dengan tulus yang dilakukan untuk kepentingan rakyat di semua wilayah tanpa membeda-bedakan suku, agama dan ras,” ungkap GSVL.

Merasa keputusannya mendukung Jokowi berbeda dengan DPP Partai Demokrat, makanya dia terpaksa keluar dari Partai Demokrat agar tidak mengganggu hubungan baik dengan DPP Partai Demokrat.

“Saya merasa hubungan baik dengan DPP Partai Demokrat akan terganggu dengan sikap saya ini. Oleh karena itu dengan kesadaran sendiri tanpa paksaan orang lain, saya memilih untuk mengundurkan diri dan bergabung dengan Partai Nasdem,” tegas GSVL.

Awalnya lanjut dia, di era demokrasi saat ini, berpindahnya seorang politisi ke partai lain, dianggap normal normal saja. Akan tetapi, GSVL sempat kaget ketika sikap dan pilihannya itu malah jadi ramai dan mulai berisik. Bahkan, GSVL mengaku bingung, ketika ada kawan kawannya di Partai Demokrat yang mulai menyerang Nasdem.

“Pindahnya saya ke Partai Nasdem, saya angap normal-normal saja di era demokrasi ini. Tapi ternyata malah jadi ramai dan jadi berisik. Herannya, kenapa kawan-kawan di partai Demokrat menyerang partai Nasdem, padahal kepindahan saya itu karena kesadaran dan keinginan saya sendiri. Untuk semua ketidaknyamanan ini, saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada Ketum partai Nasdem yang saya hormati dan banggakan yakni bapak Surya Paloh dan jajaran pengurus serta semua keluarga besar partai Nasdem,” tukasnya.(stephen/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *