Jika Dipercayakan Rakyat Pimpin Kota Manado, Sonya-Syarif Akan Terapkan Tata Kelola Pemerintahan Bersih dan Transparan

Manado – Prihatin dengan pola pemerintahan Kota Manado yang monoton, pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Manado nomor urut 2 Sonya Selviana Kembuan/Syarifudin Saafa (SSK-SS) akan menerapkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan jika dipercayakan rakyat memimpin Kota Manado kedepan.

Pasalnya, kebijakan yang diambil pemerintah sekarang ini sering membingungkan masyarakat dan banyak yang hanya sebatas janji tanpa realisasi.

“Jika kami diberikan mandat oleh rakyat untuk memimpin Kota Manado, saya dan Pak Syarif akan menerapkan tara kelola pemerintahan yang baik, bersih dan transparan kepada masyarakat,”ujar calon Walikota Sonya Selviana Kembuan.

Menurutnya, program dan anggaran pemerintah yang ada dalam APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kota Manado tidak akan ditutup-tutupi dan akan terbuka kepada masyarakat.

“Supaya masyarakat tahu apa yang akan dikerjakan pemerintah dan berapa alokasi anggarannya,”tandas Kembuan.

Selain itu, untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih Sonya-Syarif akan menempatkan pejabat yang profesional secara seimbang dan harmonis.

“Ini merupakan salah satu program unggulan kami yakni mengelola pemerintahan dan birokrasi secara seimbang dan harmonis dengan memperhatikan profesionalitas masing-masing pejabat,”tukas Kembuan.

Disamping itu, Sonya-Syarif juga bakal meningkatkan kesejahteraan aparatur penyelenggara pemerintahan baik Aparatur Sipil Negara (ASN), Tenaga Harian Lepas (THL) maupun kepala lingkungan.

Apa yang akan dilakukan Sonya-Syarif jika terpilih sebagai Walikota dan Wakil Walikota Manado sejalan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good government governance) yakni Keterbukaan dan Transparansi (opennes and transperancy), bertanggung-jawab melaksanakan (responsible), responsif (responsive), bertanggung-gugat (accountable), adil (fair), partisipatif (participative), bebas korupsi (anti corruption), efisien dan efektif (efficient and effective), kepastian dan supremasi hukum (rule of law), pembangunan berkelanjutan (sustanaible development), dan inovasi dan kesediaan untuk berubah lebih baik (innovation and opennes to change).(yanto)