Ketambahan 22, Melejit Jadi 105 Kasus Warga Sulut Positif Corona

Manado 19 Kasus, 7 Diantaranya Dari Klaster Pasar Pinasungkulan

Manado, MR – Melejit jauh dari 83 kasus pada Rabu (13/05) kemarin, hari ini Jumat (15/05), menyentuh angka 105 kasus total akumulatif warga Sulawesi Utara (Sulut) positif terinfeksi Covid-19, setelah 22 pasien baru positif terkonfirmasi virus Corona diumumkan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Sulut.

Dari data yang ada ke-22 kasus baru itu terbanyak asal Manado sebanyak 19 kasus, 7 pasien diantaranya dari Klaster Pasar Pinasungkulan dan 12 pasien positif lainnya adalah tenaga kesehatan.

“Ke-22 kasus baru itu berasal dari Manado, Sangihe, Tomohon dan Minahasa Utara,”jelas Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut dr Steaven Dandel.

Sementara, pasien sembuh bertambah 1 orang menjadi 31 orang, dan 1 pasien meninggal dunia menjadi 6 orang.(tammy/*)

Inilah data ke-22 pasien positif Corona Jumat 15 Mei 2020 :

  1. Pasien-84, jenis kelamin laki-laki, umur 26 tahun asal Manado, tenaga kesehatan masuk Klaster Faskes B
  2. Pasien-85, jenis kelamin laki-laki, umur 25 tahun asal Manado, tenaga kesehatan masuk Klaster Faskes B.
  3. Pasien-86, jenis kelamin perempuan, umur 55 tahun asal Manado, Klaster Pasar Pinasungkulan, telah meninggal dunia pada 10 Mei 2020 di RSUP Prof Kandou.
  4. Pasien-87, jenis kelamin laki-laki, umur 25 tahun asal Manado, tenaga kesehatan masuk Klaster Faskes B.
  5. Pasien-88, jenis kelamin laki-laki, umur 11 tahun asal Manado, memiliki Kontak Erat Resiko Tinggi (KERT) dengan Pasien-46, bagian dari Klaster Pasar Pinasungkulan.
  6. Pasien-89, jenis kelamin laki-laki, umur 26 tahun asal Manado, tenaga kesehatan masuk Klaster Faskes B.
  7. Pasien-90, jenis kelamin perempuan, umur 38 tahun asal Manado, tenaga kesehatan di Kota Manado.
  8. Pasien-91, jenis kelamin laki-laki, umur 51 tahun asal Manado, bagian aktif Klaster Pasar Pinasungkulan.
  9. Pasien-92, jenis kelamin laki-laki, umur 24 tahun asal Kabupaten Kepulauan Sangihe, memiliki Kontak Erat Resiko Tinggi (KERT) dengan Pasien-31, dari Klaster Gowa.
  10. Pasien-93, jenis kelamin laki-laki, umur 1 tahun asal Manado, tidak memiliki riwayat perjalanan.
  11. Pasien-94, jenis kelamin laki-laki, umur 26 tahun asal Tomohon, tidak memiliki riwayat perjalanan.
  12. Pasien-95, jenis kelamin laki-laki, umur 25 tahun asal Manado, tenaga kesehatan masuk Klaster Faskes B.
  13. Pasien-96, jenis kelamin laki-laki, umur 43 tahun asal Manado, karyawan Fasilitas Kesehatan di Kota Manado, masuk Klaster Faskes A.
  14. Pasien-97, jenis kelamin laki-laki, umur 34 tahun asal Manado, tenaga kesehatan masuk Klaster Faskes B.
  15. Pasien-98, jenis kelamin perempuan, umur 45 tahun asal Manado, tenaga kesehatan pada Institusi Kesehatan Kota Manado.
  16. Pasien-99, jenis kelamin perempuan, umur 23 tahun asal Manado, memiliki Kontak Erat Resiko Tinggi (KERT) dengan Pasien-46, dari Klaster Pasar Pinasungkulan.
  17. Pasien-100, jenis kelamin perempuan, umur 10 tahun asal Manado, memiliki Kontak Erat Resiko Tinggi (KERT) dengan Pasien-46, dari Klaster Pasar Pinasungkulan.
  18. Pasien-101: berumur 59 tahun, jenis kelamin laki-laki, umur 59 tahun asal Kabupaten Minahasa Utara, tidak memiliki riwayat perjalanan.
  19. Pasien-102, jenis kelamin laki-laki, umur 15 tahun asal Manado, memiliki Kontak Erat Resiko Tinggi (KERT) Pasien-46, dari Klaster Pasar Pinasungkulan.
  20. Pasien-103, jenis kelamin perempuan, umur 48 tahun asal Manado, memiliki Kontak Erat Resiko Tinggi (KERT) dengan Pasien-46, dari Klaster Pasar Pinasungkulan.
  21. Pasien-104, jenis kelamin laki-laki, umur 33 tahun asal Manado, tenaga kesehatan masuk Klaster Faskes B.
  22. Pasien-105, jenis kelamin laki-laki, umur 34 tahun asal Manado, tenaga kesehatan masuk Klaster Faskes B.