Komisi IV DPRD Manado Hearing RS Swasta, BPJS dan Dinkes

Manado, MR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado melalui Komisi IV mengundang pihak Rumah Sakit Siloam Paal Dua, Rumah Sakit Advent Manado, Rumah Sakit Pancaran Kasih, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan Dinas Kesehatan Kota Manado untuk hearing permasalahan keluhan masyarakat mengenai standar pelayanan dan rumah sakit yang tidak melayani pasien BPJS kesehatan, Kamis (25/02).

Hearing dipimpin Yanti Kumendong didampingi Zakarias Tatukude, Sonny Lela, Nur Amalia, dan Litha Manday.

Direktur Rumah Sakit Siloam Paal Dua  dalam hearing tersebut menjelaskan rumah sakitnya tetap melayani pasien Covid walaupun tidak ada kerjasama dengan BPJS, tapi pasien yang di layani di pastikan ada kerja sama dengan asuransi lain sesuai dengan permintaan pasien.

Penanganan Covid-19 dijamin pemerintah oleh BPJS Kesehatan dengan verifikasi yang dikirim ke Pemerintah lewat Kementrian Kesehatan sesuai dengan regulasi.

Lebih lanjut perwakilan BPJS menyampaikan semua rumah sakit  yang melayani pasien Covid–19 boleh mengklaim ke BPJS untuk pembayarannya walaupun tidak ada kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“Silahkan rumah sakit menyampaikan klaim ke BPJS Kesehatan karena akan di verifikasi berkas sesuai regulasi sesuai aplikasi dari kementrian kesehatan,”ujar perwakilan BPJS Kesehatan.

Ditambahkan, untuk masyarakat yang menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang ditanggung oleh Pemerintah akan tetap di layani oleh rumah sakit.

Dinas Kesehatan Kota Manado melaporkan data situasi Covid di Kota Manado ada pengurangan dan telah masuk dalan Zona Oranye.

Selama ini permasalahan atau kasus yang ada di rumah sakit, terjadi karena miss komunikasi karena ketidak pahaman pasien mengenai standar pelayanan kesehatan yang di terapkan rumah sakit swasta maupun pemerintah.

Dinas Kesehatan Kota Manado sudah sering turun ke semua rumah sakit melakukan percakapan dalam penanganan dan penanggulangan pasien covid termasuk kesiapan tiap rumah sakit baik Sember Daya Manusia maupun fasilitas peralatan medis dan obat-obatan.

Pada penghujung hearing pimpinan Komisi IV mengharapkan agar pelayanan rumah sakit maupun BPJS lebih di optimalkan pelayanan, agar masyarakat dapat di layani dengan baik. (*/mrc)