KPU Tomohon Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara

Tomohon, MR – Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak diwakili Wakil Walikota Syerly Adelyn Sompotan menghadiri Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019, yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Tomohon, di Anugerah Hall Tomohon, Sabtu (23/03).

Selain Sompotan, tampak hadir pula Ketua KPU Provinsi Sulawesi Utara DR Ardiles MR Mewoh, Ketua KPU Kota Tomohon Drs Haryanto YS Lasut MAP bersama 4 komisioner KPU lainnya Stenly Kowaas SP, Robby Golioth ST, Jacobus Andreas Wowor SH, dan Albertien Grace Vierna Pijoh SE, Intel Kejaksaan Negeri Tomohon Moh Aslam F mewakili Kepala Kejari Tomohon serta Dandim 1302 Minahasa yang diwakili Bati Tuud Denny Paila.

Dalam kesempatan itu, Wawali Sompotan berharap simulasi yang dilaksanakan itu menjadi pelajaran bagi penyelenggara Pemilu di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Saya berharap, jajaran penyelenggara dapat mengambil pelajaran serta mengevaluasi proses pemungutan dan penghitungan suara di TPS. Disamping itu, kegiatan ini juga sebagai wahana dan sarana sosialisasi penyelenggaraan Pemilihan Umum 2019, yang salah satu tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat di Kota Tomohon, sehingga dapat memberikan hak pilihnya pada tanggal 17 April nanti,”ujar Wawali.

Masyarakat juga diimbau untuk menggunakan hak pilihnya dengan datang ke TPS. Karena Pemilu merupakan sarana demokrasi dalam memilih pemimpin Indonesia baik di eksekutif maupun legislatif.

“Saya mengimbau masyarakat untuk berbondong-bondong datang ke TPS dan gunakan hak pilih. Partisipasi pemilih harus setinggi-tingginya, sehingga pesta demokrasi ini betul-betul ada manfaatnya bagi Kota Tomohon, dan kita memperoleh pemimpin yang kita inginkan baik di Pileg (Pemilihan Legislatif) maupun di Pilpres (Pemilihan Presiden),”tukas Wawali.

Komisioner KPU Tomohon Robby Golioth ST mengatakan simulasi yang dilaksanakan tersebut sesuai dengan waktu pelaksanaan Pemilu mulai dari pembukaan TPS pada pukul 07.00 WITA dan berakhir pada pukul 13.00 WITA.

Setelah itu dilanjutkan dengan proses penghitungan suara. Simulasi itu sendiri melibatkan masyarakat secara langsung.

“Mudah-mudahan simulasi ini bisa merepresentasikan kejadian pemungutan suara sesungguhnya di TPS,”jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Tomohon Ronni Lumowa S.Sos MSi bersama Kepala Bagian Pemerintahan dan Kerjasama Sekretariat Daerah Kota Tomohon KA Kalesaran SH telah melakukan peninjauan lokasi pelaksanaan Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilu 2019.(nancy)