‘Kumpul-kumpul’ di Restoran Saat Pandemi Covid-19, Oknum Wakil Ketua DPRD Minsel Diduga Abaikan Seruan Pemerintah dan Maklumat Kapolri Terkait Social Distancing

Amurang, MR – Dengan dalil membahas sejumlah bantuan yang disalurkan pemerintah, saat mewabahnya virus Corona atau Covid-19, salah satu oknum pimpinan DPRD Minahasa Selatan (Minsel) Paulman Runtuwene, melakukan pertemuan dengan sejumlah awak media, di salah satu restoran di bilangan Amurang, Rabu (29/04) kemarin.

Padahal, mengantisipasi penyebaran Covid-19 pemerintah telah mengeluarkan beberapa aturan dan imbauan salah satunya Maklumat Kapolri yang melarang adanya pertemuan atau perkumpulan yang mengakibatkan kerumunan orang yang berpotensi terjadinya penularan virus Corona.

Selain maklumat Kapolri, Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu juga telah mengeluarkan edaran terkait pencegahan virus Corona.

Pertemuan yang dilakukan oknum legislator Minsel dengan mengumpulkan sejumlah wartawan dianggap menyalahi aturan yang dikeluarkan pemerintah terkait pandemi Covid-19.

Disamping itu, oknum Pimpinan DPRD Minsel tersebut telah melecehkan edaran PWI pusat, karena sejumlah awak media yang ikut dalam pertemuan tidak dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar protokol kesehatan.

Ronny salah satu warga Amurang kepada wartawan manadoreal.com mengatakan sikap dan perilaku seorang pimpinan dewan tersebut tidak pantas dicontohi karena saat ini, pemerintah berusaha dan selalu mengimbau agar masyarakat tetap di rumah dan tidak melakukan kegiatan kumpul-kumpul.

“Oknum pimpinan dewan tersebut harusnya menghargai imbauan pemerintah terkait Social Distancing, bukan dia mengajak awak media untuk berkumpul, kan jaman sekarang ada fasilitas telepon atau WA yang bisa digunakan untuk memberikan informasi kepada wartawan untuk diwartakan ke publik bukan membuat pertemuan,”tandasnya, yang juga diiyakan Audy P, warga Uwuran.

Sementara, Paulman Runtuwene saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (30/04) membenarkan adanya pertemuan dengan sejumlah awak media Rabu kemarin.

“Tapi hanya beberapa menit saja dan dipastikan sesuai dengan protokol Covid. Itupun saat saya ke restoran tersebut memang sudah ada sejumlah awak media. Pertemuan kemarin kurang dari 20 orang dan di restoran juga tempat kami bertemu juga diterapkan Social Distancing, kami duduk dengan jarak sesuai ketentuan dan semua memakai masker,”pungkas Runtuwene.(nal’s)