Lumenta: Bersama Masyarakat, Mari Awasi Penggunaan Dana Desa

Mewujudkan Desa Tumpaan yang Berkembang

Tumpaan, MR – Desa tumpaan merupakan  desa pemekaran dangan pembangunan yang pesat setelah adanya kucuran dana dari pemerintah pusat melalui Kementrian Desa dan di kelola Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Melalui  anggaran yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat ke setiap daerah melalui Dana Desa (Dandes),  membuktikan kemajuan/ pertumbuhan ekonomi masyarakat terus meningkat.

Kepada sejumlah awak media Pelaksana Tugas (Plt) Hukum Tua (Kumtua) Desa Tumpaan Lucky Lumenta, mengatakan realisasi dana desa triwulan I telah selesai dikerjakan, dengan memfokuskan pada infrastruktur dengan mengedepankan pemberdayaan masyarakat.

“Adapun pekerjaan tersebut yakni perintisan jalan perkebunan Mawale ke Tanukota dengan panjang mencapai  800 meter dengan biaya yang diangarkan melalui dana desa sebesar Rp. 80.758.000, Sedangkan Pekerjaan 2 Plat deker yaitu  Rp. 12,437.000,-  yang berlokasi di perkebunan Mawale dan Rp.13,802.000,- berlokasi di perkebunan Tanukota,”jelas Lumenta.

Selain itu, ada juga program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan yaitu 4 bentuk kegiatan  pelatihan dan  1 kegiatan posyandu dengan anggaran (Rp. 1.600.000,-,  Kegiatan Karang Taruna Rp. 23.725.000, Penanaman Cabe, Rp. 13.515.000, peruntukan untuk kader kesehatan masyarakat Rp. 10.288.000, serta Palang Merah Remaja (PMR), sebesar Rp. 9.662.000. Sedangkan untuk Pemasangan Baliho Trasparansi 2 buah Rp,1.190.000, dengan demikian  total keseluruhan anggaran dana desa yang direalisasukan pada  tahap I berjumlah Rp.169,660,600.

Lumenta berharap dengan adanya bantuan pemerintah pusat ini masyarakat dapat menikmati lewat pembangunan infrastruktur yang ada di Desa Tumpaan. Tidak hanya itu, semua komponen masyarakat agar dapat memberikan sumbangsinya lewat pengawasan penggunaan dana desa sehingga apa yang sudah di rencanakan dalam pembangunan desa dapat terealisasi dengan benar dan tepat sasaran sesuai azas manfaatnya.

“Untuk itu bersama masyarakat mari kita awasi bersama penggunaan dana desa,”tukas Lumenta.

Dikatakan, semua pekerjaan yang menggunakan anggaran dana desa sudah sesuai dan sudah di rencanakan secara matang demi kelangsungan hidup masyarakat serta tercapainya masyarakat yang sejahtera dan tentunya penggunaan dana desa semya sesuai aturan agar tidak menyalahi aturan yang ada. (Onay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *