Mamusung: Berikan Layanan Perpustakaan Secara Profesional Kepada Masyarakat

Manado, MR – Untuk mewujudkan masyarakat Manado yang Cerdas sesuai harapan Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dalam visi dan misi Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, dimulai dari adanya perpustakaan umum di 87 kelurahan.

Apalagi menghadapi persaingan global di era modernisasi seperti saat ini, penguasaan ilmu dan teknologi harus dimiliki masyarakat.

Dalam merangsang minat baca masyarakat, pengelola perpustakaan harus memberikan layanan secara profesional. Pembentukan perpustakaan merupakan amanat Undang-Undang (UU) nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan.

“Semua sektor yang dilaksanakan muaranya adalah peningkatan kesejahteraan selain untuk mengajak masyarakat rajin membaca agar menjadi masyarakat yang Cerdas. Karena perpustakaan sangat penting dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia. Berikan layanan perpustakaan secara profesional kepada masyarakat, agar minat baca masyarakat meningkat,”ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Manado Drs Refli Mamusung, saat menyampaikan materi dalam kegiatan publikasi, sosialisasi/Bimbingan Teknis (Bimtek) minat dan budaya baca, di gedung Youth Center kawasan Megamas, Jumat (25/10).

Dikatakan, program Pemkot Manado dalam meningkatkan SDM masyarakat sejalan dengan kebijakan Nawacita Presiden Joko Widodo membangun dari pinggiran.

“Transformasi layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial dimaksudkan agar masyarakat yang Cerdas tidak hanya dikalangan kaum intelektual, tetapi bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat. Makanya, kehadiran perpustakaan di kelurahan terus kami maksimalkan termasuk pengadaan kapal perpustakaan pada tahun 2020 nanti, untuk menjangkau masyarakat yang ada di kepulauan,”tandas Mamusung.

Kegiatan publikasi, sosialisasi/Bimtek minat dan budaya baca digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Manado selama dua hari 24-25 Oktober 2019 dan diikuti pengelola perpustakaan pada 87 kelurahan se-Kota Manado.

Tampil sebagai narasumber Dra Mariana Ginting Pustawan Ahli Madya Perpustakaan Negara Republik Indonesia di Jakarta, Ferry Supit pustakawan dari Dinas Perpustakaan Daerah Provinsi Sulawesi Utara serta Drs Refli Mamusung Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Manado.(stephen)