Manado Tuan Rumah Indonesia Open X-Sport Championsip 2017

Tinjau Lokasi di Kawasan Megamas 

KESERIUSAN Pemerintah Kota (Pemkot) Manado untuk mendukung pelaksanaan Indonesia Open X-Sport Championsip 2017 di Kota Manado yang berlangsung 6-8 Oktober, tak diragukan lagi. Bahkan, Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA meminta panitia agar tidak sungkan jika ada yang perlu dibantu Pemkot.

“Silahkan disampaikan kepada pemerintah Kota Manado jika ada yang perlu untuk kami bantu,” ujar Walikota GSVL, saat meninjau lokasi pelaksanaan Indonesia Open X-Sport Championsip 2017 di Kawasan Megamas, Jalan Piere Tendean Boulevard, Rabu (04/10).

Dikatakan orang nomor satu di ibukota Propinsi Sulawesi Utara (Sulut) itu, kegiatan Indonesia Open X-Sport Championsip (IOXC) tahun 2017 di Manado membawa dampak positif bagi pariwisata Kota Manado. Apalagi sudah 11 negara yang telah menyatakan ikut dalam kejuaraan dunia tersebut yakni Jepang, Singapura. Cina. Malaysia, Chili, Inggris, Perancis, Vietnam, Canada, Australia, Brunei Darussalam, Thailand, Hongkong dan Indonesia.

“Ini adalah kejuaraan yang membawa dampak positif bagi pariwisata di Kota Manado. Suguhan olahraga ekstrem ini banyak menarik minat wisatawan. Seperti waktu lalu, saat ada kejuaraan tinju di God Bless Park, turis-turis dari Cina yang datang ke Manado saya ajak untuk nonton disana. Nah, sekarang ada kejuaraan dunia IOXC, saya juga ajak mereka untuk nonton,” tukas Walikota GSVL.

Dirinya berterima kasih kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora-RI) yang telah menunjuk Kota Manado sebagai tuan rumah. Olahraga ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah yang diberikan untuk mendukung dan memajukan dunia olahraga ekstrem di Indonesia.

“Terima kasih saya atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Manado kepada Kemenpora yang telah menunjuk Manado jadi tuan rumah IOXC tahun 2017. Saya yakin, Indonesia memiliki banyak atlet olahraga ekstrem yang sudah mendunia serta memiliki banyak prestasi baik ditingkat Nasional ataupun Internasional. Dan ini bisa diuji di Manado,” tandas Walikota GSVL.

Seperti diketahui, Kawasan Mega Mas Manado akan menjadi saksi tampilnya peserta atlet olahraga ekstrem dari berbagai Negara dengan total hadiah Rp548 juta. Untuk cabang olahraga yang dipertandingkan masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya seperti BMX Freestyle & Flatland, Skateboard, Aggressive Inline Skate, B-Boy & B-Girl, Freestyle Basketball, dan Freestyle Soccer.

Dan untuk menambah semarak serta menghibur masyarakat Kota Manado, Kemenpora RI akan menyuguhkan DJ Performance, Clothing Expo, Graffiti Performance, dan masih banyak yang lainnya.

“Demi mensukseskan kejuaraan IOXC 2017 di Manado ini, pihak Kemenpora juga akan menggandeng federasi ataupun asosiasi dari cabang-cabang olahraga yang dipertandingkan semisal, Asosiasi BMX Indonesia, Federasi Skateboard Indonesia, Indonesia Aggressive Skate Association, dan masih ada beberapa federasi ataupun asosiasi lainnya. Bisa dikatakan IOXC ini adalah kejuaraan olahraga ekstrem bertaraf International yang selalu dinanti kehadirannya,” tambah Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Manado, Laurens Enco Umboh.(*)

 

 

Walikota GSVL Harap IOXC Berlangsung Lancar dan Sukses 

SELAMA tiga hari mulai Jumat (06/10) hingga Minggu (08/10), Kota Manado akan diramaikan dengan para peserta kejuaraan internasional Indonesia Open X-Sports Championship (IOXC) tahun 2017 yang dilaksanakan di kawasan Megamas, Jalan Piere Tendean Boulevard. Kegiatan tahunan yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) di Kota Manado tahun 2017 itu, sudah yang ke-9 kali.

Secara berturut-turut pertama di Bali pada 2007, kemudian Bandung tahun 2008, Makassar tahun 2009, lanjut tahun 2010 di Palembang, dua tahun berturut yakni 2011 dan 2012 tidak ada kegiatan, nanti 2013 dilaksanakan di Jogjakarta, kemudian tahun 2014 di Semarang, tahun 2015 di Bandung, dan tahun 2016 lalu digelar di Serang Banten.

“Terpilihnya Manado sebagai tuan rumah penyelenggaraan IOXC tahun 2017 telah melalui seleksi, karena ada juga daerah lain bersedia menjadi tuan rumah. Namun, kami lebih memilih Manado karena responsif pemerintah Kota Manado yang aktif berkomunikasi dengan kami,” jelas Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Rekreasi Dr Hamka Hendra Noer MSi didampingi legenda sepakbola nasional yang aktif di IOXC, Bambang Nurdiansyah, dalam Konferensi Pers di Gedung Youth Center, Kamis (5/10).

Lanjut dikatakan, anggaran yang digunakan untuk kegiatan IOXC bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan didukung APBD Kota Manado.

“Yang jelas anggarannya bersumber dari APBN dan APBD jika di daerah,” tandasnya.

Sementara, Walikota GSVL berharap kegiatan IOXC di Manado yang merupakan kompetisi pecinta olahraga ekstrem di dunia tersebut, berjalan lancar dan sukses.

“Saya berharap kegiatan ini berjalan lancar dan sukses tanpa ada gangguan yang menghambat. Terima kasih kepada Kemenpora yang telah menunjuk Manado sebagai tuan rumah IOXC tahun 2017. Kalau ada iven-iven lainnya silahkan dibuat di Manado, kami siap sebagai penyelenggara,” tukas Walikota GSVL.

Dirinya meminta Dinas Pariwisata Manado untuk memfasilitasi peserta IOXC untuk menikmati obyek wisata di Kota Manado termasuk di Sulawesi Utara.

“Iven ini sangat berpengaruh pada pariwisata di Kota Manado. Apalagi, para peserta yang datang ke Manado dari berbagai negara, mereka akan membantu memviralkan obyek wisata di Manado,” tandas Walikota GSVL, didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Manado Laurens Umboh, Kepala Dinas Pariwisata Lenda Pelealu dan Ketua Manado Tourism Board (MTB) Grace Tielman.

Tampil memperagakan freestyle basket, BUG salah satu juri IOXC asal Jepang, dengan memainkan bola basket berbagai gaya.(*)

 

 

Peliput : Stephen (MR)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *