Mendagri Tjahjo Kumolo Resmi Tunjuk Petrus Tuange Plt Bupati Talaud

SWM Diminta Fokus Pada Pemeriksaan KPK

Manado, MR – Wakil Bupati Talaud Petrus Tuange resmi ditunjuk Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Talaud, menyusul status tersangka tindak pidana korupsi Bupati Sri Wahyumi Manalip (SWM) yang ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa 30 April lalu.

Surat penunjukan tersebut diserahkan langsung Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Drs Steven OE Kandouw, didampingi Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Sulut Jemmy Kumendong, serta Kabag Otda Rollies Rondonuwu, di ruang kerja Wagub Sulut, Kamis (02/05).

“Pesan Pak Gubernur Olly Dondokambey, agar bapak Bupati Petrus Tuange menjalankan roda pemerintah dengan baik dan bekerja sesuai dengan kepentingan rakyat sambil menunggu perkembangan lebih lanjut. Saya rasa pak wakil bupati tak asing lagi memimpin daerah Kepulauan Talaud,” ujar Steven Kandouw.

Pengisian jabatan Bupati Talaud tersebut dilakukan Mendagri agar tidak terjadi kekosongan pemerintahan selama SWM menjalani pemeriksaan KPK di Jakarta.

“Saya minta kepada Saudara Sri Wahyumi untuk kooperatif mengikuti jalannya proses hukum oleh KPK. Saya kira KPK menahan dan melakukan OTT sudah cukup alat bukti yang ada,” kata Tjahjo Kumolo, di Gedung Mabes Polri, Jakarta, dikutip dari harnas.co, Kamis (02/05).

Di satu sisi, Mendagri mengaku bersedih dan prihatin dengan adanya kepala daerah yang menjadi tersangka korupsi lagi. Meski begitu, ia menyerahkan sepenuhnya kepada KPK sebagai aparat penegak hukum untuk memproses hukum SWM dengan menggunakan asas praduga tidak bersalah.

Diketahui, KPK menetapkan tiga tersangka sejalan dengan peningkatan status penanganan perkara ke penyidikan. Mereka adalah diduga sebagai penerima yakni SWM dan Benhur Lalenoh (BNL), seorang tim sukses dari SWM dan juga pengusaha. Sedangkan diduga sebagai pemberi, yakni Bernard Hanafi Kalalo (BHK) seorang pengusaha.

Tim KPK mendapatkan informasi adanya permintaan ‘fee’ 10 persen dari Bupati SWM melalui Benhur sebagai orang kepercayaan Bupati kepada kontraktor untuk mendapatkan proyek pekerjaan di Kabupaten Talaud. Benhur kemudian menawarkan kepada Bernard proyek di Kabupaten Talaud dan meminta ‘fee’ 10 persen. Sebagai bagian dari ‘fee’ 10 persen tersebut, Benhur meminta Bernard memberikan barang-barang mewah kepada Bupati SWM.(mr/berbagai sumber)