Menparekraf Sandiaga Uno Optimis Sektor Pariwisata Sulut akan Kembali Bersinar

Manado, MR -.Kunjungan kerja Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno ke Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (05/03), menjadi angin segar Sektor Ekonomi Pariwisata di Sulut.

Walaupun saat ini pandemi Covid-19 masih tengah berlangsung menghantam industri pariwisata Sulut, namun Menparekraf Uno, optimis pariwisata Sulut bisa pulih kembali seperti sedia kala.

Hal ini terlihat, setiba di Bandara Sam Ratulangi Manado di jemput tari cakalele dari Dinas Kebudayaan Sulut dan di ikuti pengalungan bunga oleh Ikatan Nyong Noni Sulut.

Menparekraf Uno, langsung meninjau kesiapan proyek perluasan terminal dan fasilitas penunjangnya di Bandara Sam Ratulangi Manado.

Tidak tanggung-tanggung, sejak dipercayakan Presiden Jokowi untuk menangani pariwisata, Menteri berdarah Gorontalo tersebut ikut memboyong 50 investor ke Sulut.

Dalam agenda kunjungan Menparekraf Uno, ikut menghadiri launching vaksinasi di Graha Bumi Beringin, melihat perkembangan UMKM salah satunya di Christine Klapertart Manado, meninjau pembangunan proyek jalan lingkar KEK Likupang, Peninjauan Desa Wisata Kanonang, Pembukaan Kantor KEK Likupang & Penandatanganan Nota Kesepakatan Pembentukan Joint Venture antara MPRD dan ITDC serta gala dinner dengan para investor.

“Pariwisata terutama ekonomi kreatif selama ini terpuruk, berdampak pada masyarakat. Dengan bandara ini kita ingin tunjukan bahwa pembangunan infrastruktur ini akan membangkitkan kembali ekonomi kita. Saya ingin bandara ini bisa selesai tepat waktu, tepat manfaat dan tepat sasaran. Hari ini saya boyong 50 investor, untuk lihat potensi Sulut,” ujar Sandiaga.

Dijelaskan Sandiaga, pihaknya akan all out membangun pariwisata serta UMKM Sulut.

Terlebih pihak GM Angkasa Pura I Minggus Gandeguai menyetujui memberikan spot khusus untuk penampilan produk lokal serta atraksi budaya seperti musik kolintang di area bandara.

Disisi lain upaya 3T atau tindakan melakukan tes COVID-19 (testing), penelusuran kontak erat (tracing), dan tindak lanjut berupa perawatan pada pasien COVID-19 (treatment) menjadi salah satu upaya utama penanganan COVID-19.

“Kita akan tingkatkan 3T di masing-masing destinasi wisata. Kita harapkan kedisiplinan sambil kita membangkitkan ekonomi,” ujar Sandiaga.

Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Praseno Hadi mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengapresiasi kedatangan Menteri Sandiaga ke Sulut dengan harapan bisa diikuti pembangunan yang lebih cepat di daerah wisata.

“Betapa banyak teman-teman kita menganggur karena covid. Kami minta bantuan dari Menteri agar bisa dibantu semua sektor Pariwisata di Sulut,” ujar Praseno Hadi di dampingi Kadis Pariwisata Sulut Henry Kaitjily.

Lanjut Praseno Hadi, Pemprov Sulut menargetkan kunjungan 200 ribu turis ke Sulut setelah pariwisata kembali dibuka.

Ditempat yang sama Bupati Minut Joune Ganda memastikan akan bekerja cepat mendukung pembangunan yang dilakukan pemerintah pusat.

“Kedatangan Menteri membuat kami lebih bersemangat dan kami lihat keseriusan pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan di Minut. Kami akan bekerja cepat mendukung apa yang didorong pemerintah pusat agar KEK Likupang bisa segera selesai, sehingga ketika turis datang kami betul-betul sudah siap,”ujar Joune Ganda.(waba/*)