Pasca Meninggalnya Pasien PDP Corona, 26 Tenaga Medis RSUD Kotamobagu Jalani Karantina 14 Hari

Kotamobagu, MR – Pasca meninggalnya Pasien Dalam Pengawasan (PDP) warga Desa Mopuya kecamatan Dumoga Utara yang meninggal di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Kandouw Manado, 26 tenaga medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pebundayan Kotamobagu yang sempat merawat pasien, Jumat {10/04} terpaksa harus diisolasi.

“Ada 4 orang yang kontak langsung dengan pasien dan 22 lagi bertugas di ruang IGD pada waktu pasien masuk dan dirawat,”ungkap Kepala Rumah Sakit Pebundayan Kotamobagu, Dr Tarti Manopo SpOG, Sabtu (11/04).

Dikatakan, ke-26 tenaga medis tersebut sekarang di isolasi di Rusunawa sekitar RSUD Pebundayan Kotamobagu.

“Mereka sekarang telah di isolasi di Rusunawa yang ada disekitar RSUD Pebundayan Kotamobagu, mulai malam ini sampai 14 hari kedepan,”jelas Manopo.

Ditambahkan, para tenaga medis yang di karantina ini termasuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP).

“Untuk itu marilah kita doakan bersama agar supaya mereka tetap sehat dan dijauhkan dari virus Covid-19 ini, kepada segenap masyarakat yang ada di daerah Kotamobagu ini supaya mentaati akan aturan dari Pemerintah untuk jaga kesehatan dan tetap di rumah dulu,”pungkas Manopo.(jhon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *