Pembelian Material Pada Proyek Rabat Beton Air Terjun Toley Tumpaan Baru Diduga Direkayasa

Tumpaan, MR – Proyek pembangunan rabat beton dengan panjang 50 meter menelan anggaran Rp98.004.000 masa kerja 18 hari diduga pembelanjaan materialnya direkayasa.

Sesuai anggaran yang tertera pada papan informasi diduga pembelanjaan materialnya tidak sesuai dengan material yang terpakai, seperti pembelanjaan semen, batu kerikil, besi, dan lain-lain serta pembayaran harian pekerja atau HOK tidak sesuai dengan yang ada di lapangan.

Informasi yang diperoleh wartawan media ini melalui salah satu sumber yang tidak mau namanya disebut mengatakan material yang dipakai tidak jelas karena saat pengerjaan memakai sistem tiba saat tiba akal.

Hal senada juga disampaikan pendamping desa bernama Reintje beberapa hari lalu.

Menurutnya, mengatakan kegiatan pembangunan rabat beton tersebut ada beberapa pekerjaan secara teknis menyalahi aturan, dan saat itu langsung ditegur untuk segera diperbaiki.

“Saya langsung menegur agar supaya pekerjaan dinilai menyalahi aturan segera diperbaiki karena kalau tidak diperbaiki akan berakibat fatal,”ujar Reintje.

Pantauan wartawan media ini di lokasi pekerjaan terlihat rabat beton tersebut sudah rusak parah kendati belum lama dikerjakan pada akhir 2019.

Sementara Hukum Tua (Kumtua) Desa Tumpaan Baru Berty Pangkey, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya bernomor 08135609**** sedang tidak aktif atau berada diluar jangkauan.(nal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *