Pembuatan Bak Sampah di Desa Tumpaan Baru tak Terlihat Bentuk Fisiknya, Dana Desa Diduga ‘Dirampok’

Tumpaan, MR – Pembuatan bak sampah di Desa Tumpaan Baru, Kecamatan Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) masih menjadi polemik ditengah masyarakat.

Pasalnya, proyek pembuatan tempat sampah dengan menggunakan dana desa tahun 2019 dinilai fiktif, karena hingga kini tidak pernah ada bentuk fisiknya.

Diketahui, proyek yang bersumber pada anggaran dana desa tahun 2019 melalui bidang pembangunan desa sub bidang kawasan pemukiman dengan nama bidang pekerjaan pengadaan fasilitas pengolaan sampah dianggarkan sebesar Rp26.100.000, dengan masa pekerjaan satu hari.

“Tahun 2019 pemerintah desa telah mengadakan pekerjaan sejak 26 Januari 2019 dan bertindak selaku pelaksana kegiatan anggaran yaitu Ibu Fenny Wowor,”jelas sumber yang minta namanya tidak dipublikasi.

Sumber juga mempertanyakan kegiatan yang dilakukan hanya sehari kenapa sudah hampir setahun pekerjaan fisiknya tidak kunjung ada.

Hukum Tua (Kumtua) Desa Tumpaan Baru Berty Pangkey, saat dihubungi lewat telepon selulernya tidak aktif atau sedang berada di luar jangkauan.

Sementara, Pelaksana Kegiatan Anggaran Fenny Wowor saat dikonfirmasi Rabu (29/07), mengatakan agar persoalan tersebut ditanyakan kepada Kumtua Pangkey dan Pendamping Desa.

“Saya hanya menandatangani saja dan silakan tanya kepada Kumtua dan Pendamping Desa, karena mereka yang melaksanakan kegiatan fisik, saya sudah berapa kali tanyakan kepada Kumtua terkait proyek tersebut,”tukasnya.

Ketua DPW LSM Pijar Keadilan Sulut James Tuju menduga ada permainan dalam proses pekerjaan bak sampah tersebut. Bahkan, disinyalir anggaran proyek telah ‘dirampok’ oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Kalau pekerjaan itu ada harusnya sudah selesai sejak tahun 2019 karena masa pekerjaan hanya sehari, sekarang sudah tahun 2020 tapi fisik bak sampah tersebut tidak ada,”pungkas Tuju.(nal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *