Pemdes Ponompiaan Salurkan BLT Dana Desa dan Bansos

Bolmong, MR – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa dan Bantuan Sosial (Bansos) APBD Kabupaten mulai dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) Ponompiaan, Kecamatan Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) bagi warga terdampak Covid 19.

Penyaluran BLT DD dan Bansos APBD ini langsung disaksikan Staf Ahli Kabupaten Bolmong/Kecamatan, Polsek dan Babinsa serta LSM yang ada di Kecamatan Dumoga.

Kepala Desa (Sangadi) Ponompiaan Youke Moniung, Sabtu (16/05) mengatakan sebelum proses penyaluran pihak pemerintah desa telah mengevaluasi data penerima dari Pemerintah Daerah (Pemda) maupun dari pusat.

Dari data tersebut, warga yang layak menerima ada sekitar 30 Kepala Keluarga (KK) pnerima BLT DD dan 55 KK penerima Bansos .

“Proses penyaluran ini telah dilaksanakan sesuai dengan mekanisme yang berlaku, bahkan ada warga aparat saya yang namanya tercatat di daftar saya coret dan diganti dengan keluarga yang layak untuk menerimanya serta saya larang untuk aparatnya menerima imbalan atau pemberian bagi warga yang seharusnya di bantu karena terkena dapak Covid-19 ini,”ujar Moniung.

Dijelaskan, warga yang penerima BLT DD mendapat uang tunai senilai Rp600 ribu, sedangkan ada warga penerima Bansos berupa beras ditambah telur, minyak kelapa dan ikan kaleng, tetapi bantuan dari Dinas Tanaman Pangan hanya berbentuk beras 36 kg.

Sangadi Moniung juga berharap, warga penerima bantuan agar digunakan sesuai manfaat.

“Bantuan ini khususnya warga penerima BLT DD yang berbentuk uang tunai agar di gunakan sesuai keperluan kondisi sekarang karena dengan adanya Covid-19,”tukas Moniung.

Dirinya meminta warga bersabar menunggu bantuan dari Kementerian Sosial.

“Mudah-mudahan sebelum lebaran ini sudah ada, beserta dengan BLT DD tahap dua,”tandasnya, seraya mengimbau warganya untuk taat pada aturan pemerintah terkait penanganan Covid-19.

”Jangan lupa jaga jarak, hindari kerumunan kalau keluar rumah pakai masker dan lebih baik kalau boleh di rumah saja,”pungkad Moniung, yang juga mantan guru ini.(jhon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *