Pemkot Manado Peringati Hari Kemerdekaan RI ke-72

Walikota GSVL Irup Detik-Detik Proklamasi di Lapangan Tikala

PERINGATAN Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2017 tingkat Kota Manado berlangsung di lapangan Sparta Tikala Manado, dengan inspektur upacara (Irup) Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA, Kamis (17/08) pagi.

Upacara yang dimulai pukul 09.40 Wita itu, ditandai dengan bunyi sirene bersahutan dari berbagai penjuru lapangan kebanggaan masyarakat Kota Manado tersebut, pertanda dimulainya detik-detik Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 2017. Diawali dengan pembacaan Proklamasi yang disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado Nortje Henny Van Bone.

Dilanjutkan dengan pengibaran bendera merah putih oleh kelompok Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Manado yang terdiri dari pasukan 8, pasukan 17 dan pasukan 45. Dengan langkah tegap, anggota Paskibraka yang terdiri dari siswa-siswi terbaik pada beberapa SMA/SMK di kota ini dan didukung penuh Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Komando Distrik Militer (KODIM) 1309 Manado, memasuki lapangan upacara.

Detik-detik menegangkan ketika pembawa baki Margie Gumogar siswi SMK Negeri 1 Manado, mulai menaiki 12 anak tangga di podium utama untuk menerima bendera merah putih yang diserahkan Walikota GSVL. Namun, dengan kepercayaan diri yang tinggi, Margie berhasil membawa bendera merah putih sampai ke tiang bendera. Tugas selanjutnya diserahkan kepada tiga siswa putra yang bertugas menaikan bendera merah putih sampai ke puncak tiang.

Secara keseluruhan tim Paskibraka Manado berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Usai upacara bendera, Walikota GSVL mengatakan momen perayaan HUT ke-72 Proklamasi Kemerdekaan RI merupakan hal wajib untuk dilaksanakan. Pasalnya, dengan perayaan tersebut akan menumbuhkan rasa cinta tanah air dan bangsa serta kesetiaan kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Momentum perayaan HUT Kemerdekaan RI tahun 2017 ini sangat penting dan wajib untuk dilaksanakan. Karena, dengan perayaan seperti ini akan menggugah rasa nasionalis kita untuk lebih mencintai dan bangga dengan Negara ini. Kita juga berterima kasih kepada para pahlawan bangsa yang telah berkorban untuk kemerdekaan negeri ini,” tandas Walikota dua periode tersebut.

Disamping itu, tambah Walikota terbaik se-Indonesia, dirinya mengajak kepada seluruh komponen masyarakat di Kota Manado, khususnya generasi muda agar memelihara kemerdekaan yang diberikan Tuhan melalui perjuangan para pahlawan kusuma bangsa.

“Untuk perayaan HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 ini, selaku Pemerintah Kota Manado mengajak masyarakat maupun jajaran perangkat daerah untuk merdeka. Merdeka dalam memperoleh hak dan menuntaskan kewajiban. Termasuk juga mengembangkan pribadi kita menjadi lebih baik, dengan tidak menyalahi hukum dan berbuat sesuai aturan yang berlaku. Dengan begitu, kita semua akan merdeka, merdeka untuk Indonesia yang lebih baik kedepan,” pungkas Walikota GSVL.

Tampak hadir para anggota DPRD Kota Manado, unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kota Manado yakni Komandan KODIM 1309 Manado Letkol ARM Toar Pioh, Kepala Polresta Manado Kombes Pol Drs Hisar Siallagan SIK, Kepala Kejaksaan Negeri Manado Budi H Panjaitan SH MH, Plt Sekda Kota Manado Drs Rum Dj Usulu, serta para pejabat dilingkup Pemkot Manado, TNI dan Polri.(*)

 

Toast Kenegaraan di Ruang Serbaguna

RANGKAIAN perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2017 tingkat Kota Manado, dilanjutkan dengan acara toast kenegaraan yang berlangsung di ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado, Kamis (17/08) siang.

Ajakan untuk menghayati arti perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa di hari bersejarah dengan melakukan pemasangan lilin berangka 72 serta toast bersama tersebut, dipimpin Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Ny Prof DR Julyeta PA Runtuwene bersama Ketua DPRD Nortje Henny Van Bone, Dandim 1309 Letkol ARM Toar Pioh, Kapolresta Manado Kombes Pol Drs Hisar Siallagan SIK, Kepala Kejaksaan Negeri Manado Budi H Panjaitan SH MH dan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Drs Rum Dj Usulu.

Walikota GSVL mengajak kepada pemerintah dan masyarakat di Kota Manado untuk mampu menghargai jasa-jasa pahlawan kemerdekaan yang telah rela mati untuk negeri ini. Sehingga, jangan ada lagi yang memiliki pikiran untuk memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Mari kita satukan gerak langkah kita untuk menghayati nilai-nilai luhur Pancasila, serta pengorbanan pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan Negara ini. Jangan kita sia-siakan perjuangan mereka dengan menciptakan dis-integrasi bangsa yang membawa kehancuran negeri ini. Tetapi mari kita bertekad untuk terus menciptakan suasana yang aman, rukun dan damai di negeri ini khususnya di kota kita, Kota Manado,” tandas Walikota terbaik se-Indonesia itu.

Sejumlah pejabat Pemerintah Kota Manado, TNI/Polri, wartawan serta anggota Paskibraka secara bersama melakukan toast gelas kaca berisi minuman berwarna merah dan putih, sambil menyampaikan harapan untuk kejayaan Indonesia, Sulawesi Utara dan Kota Manado.

Acara yang berlangsung sederhana namun penuh makna itu, dibuka dengan doa oleh para tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dipimpin Pdt Renata Ticonuwu STh.(*)

 

 

Lapangan Becek dan Berair Saat Penurunan Bendera, Langkah Paskibraka Tetap Tegak

MESKI situasi dan kondisi cuaca tidak sama saat berlangsung upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 dan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2017 pagi, namun semangat para peserta upacara penurunan bendera, Kamis (17/08) sore, tidak goyah.

Sempat diguyur hujan deras yang menyebabkan lapangan Sparta Tikala Manado becek dan tergenang air, upacara penurunan bendera tetap berlangsung khidmat dengan inspektur upacara (Irup) Kapolresta Manado Kombes Pol Drs Hisar Siallagan SIK, dan dihadiri Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Manado Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA.

Menariknya, tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang bertugas sore, terlihat tak gentar dengan lapangan yang berair dan becek. Dengan langkah tegap, siswa-siswi terbaik se-Kota Manado didukung TNI dari KODIM 1309 Manado memasuki lapangan Tikala dan menuju ke tiang bendera. Tiga anggota Paskibraka putra masing-masing Farhan Pratama siswa SMA Negeri 8, Assagaf siswa SMA MAN Model dan Theofani Wonok siswa SMA Negeri 1, secara teliti menurunkan bendera merah putih yang berkibar sejak pagi hari.

Selanjutnya, pasukan khusus upacara 17 Agustus itu, menuju podium utama. Dengan sangat hati-hati, pembawa baki bendera merah putih Angelina Tuju siswa SMA Negeri 1 Manado menaiki tangga satu persatu. Bendera merah putih yang ada di baki selanjutnya diserahkan kepada Irup Kapolresta Manado untuk disimpan di peti kayu. Berakhirnya tugas Paskibraka dalam upacara tersebut, menutup kegiatan HUT ke-72 Proklamasi Kemerdekaan RI tingkat Kota Manado di lapangan Sparta Tikala.

“Terima kasih saya kepada adik-adik Paskibraka yang telah menjalankan tugas Negara mereka dengan baik. Ini akan menjadi contoh bagi teman-teman mereka di sekolah, baik di sekolah tempat mereka menempuh ilmu juga sekolah lainnya,” ujar Walikota GSVL.

Tampak hadir mantan Walikota Manado Drs Wempie Frederik, Plt Sekda Manado Drs Rum Dj Usulu, serta para pejabat Pemkot Manado, TNI dan Polri.(*)

 

Peliput : stephen (MR)