Pencari Kerja di Manado Tidak Perlu Bingung, Sonya-Syarif Punya Solusi

Manado, MR — Bagi para Pencari Kerja (Pencaker) di Kota Manado tifak perlu bingung lagi jika pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Manadi Sonya Selviana Kembuan/Syarifudin Saafa terpilih memimpin Manado kedepan.

Pasalnya, Paslon nomor urut 2 dengan jargon ‘Beking Sampe Jadi’ itu menawarkan solusi dan metode tersendiri dalam merekrut Pencaker sehingga memiliki pekerjaan.

“Metode rekruitmen Pencaker sudah kita miliki sehingga masuk dalam program Sonya-Syarif jika dipercayakan rakyat pimoin Manado pada pemilihan 9 Desember. Program ini menjadi prioritas utama selain sektor pendidikan dan kesehatan yang juga masuk dalam visi misi kami,” ujar Cawali Sonya Selviana Kembuan.

Senada dengan itu, Calon Wawali Syaraifudin Saafa menambahkan kisi-kisi yang bisa disampaikan terkait solusi Pencaker di kota Manado adalah dengan membuka lapangan pekerjaan di sektor jasa.

“Seingat saya berdasarkan data job fair ada 6000an Pancaker produktif yang terdata di kota Manado pada tahun 2019. Untuk menyerap Pencaker ini antara lain yang akan Sonya-Syarif lakukan jika memimpin Manado akan diatur agar setiap merk yang memiliki dealer resmi di sektor automotif untuk membuka bengkel-bengkel resminya misalnya hingga di setiap kecamatan. Bengkel-bengkel itu harus menyerap tenaga kerja di wilayah tersebut dan berkoordinasi dengan pemerintah atau lembaga keterampilan yang menaungi pencaker di tempat itu,”tukas Bung Syarif, sapaan akrab legislator Manado tiga periode itu.

Ia menambahkan, bahwa program membuka lapangan pekerjaan bagi Pencaker ini memamg menjadi prioritas Sonya-Syarif apalagi Manado dikenal sebagai kota jasa.

Seyogyanya, dengan brand kota jasa ini maka leader kota Manado sejatinya mengoptimalkan dengan cara memberi kesempatan terhadap warga yang memiliki potensi untuk berkembang.

“Para wirausahawan muda baik yang sudah dan yang sedang akan bertumbuh di sektor UMKM dan UKM ataupun home industri baik barang dan makanan harus di support dan diperhatikan pemerintah. Paling tidak kehadiran pemerintah minimal memberikan stimulus modal wirausahawan muda hingga pada kesempatan membuka pasar agar supaya denyut nadi dan putaran roda ekonomi berjalan dan bergerak cepat dari bawah keatas,”pungkas Saafa.(mrc/*)