Pendamping Desa Bantah Terlibat Pihak Ketiga Proyek Dana Desa, Reintje : Saya Sering Menegur Kumtua Tumpaan Baru Terkait Proyek Desa

Tumpaan, MR – Reintje Runtu oknum Pendamping Desa yang disebut-sebut menjadi pihak ketiga dalam proyek-proyek dana desa di Kecamatan Tumpaan angkat bicara.

Bahkan, dirinya membantah keras adanya tudingan jika dirinya terlibat sebagai pihak ketiga dalam proyek dana desa di Desa Tumpaan Baru, Kecamatan Tumpaan, seperti diberitakan selama ini.

Hal itu dikatakan Reintje kepada wartawan manadoreal.com, yang ditemui saat bertugas mengunjungi kantor Desa Tumpaan Dua, Jumat (24/01).

“Saya tidak pernah terlibat dalam proyek Dana Desa khususnya di Desa Tumpaan Baru. Kalau melakukan monitoring itu benar, karena memang tugas saya seperti itu. Saya sering berada di Desa Tumpaan Baru dalam rangka monitoring pekerjaan proyek karena selama saya bertugas di Kecamatan Tumpaan, di Desa Tumpaan Baru yang paling banyak keganjalan dalam pelaksanaan proyek yang bersumber dari Dana Desa dan ADD,”tandasnya.

Lanjut Reintje, saat melakukan monitoring dirinya sering menegur Hukum Tua Desa Tumpaan Baru karena proyek yang dikerjakan tidak sesuai teknis pekerjaan.

“Saya banyak kali menegur Kumtua Desa Tumpaan Baru, karena sering tidak sesuai dalam teknis pekerjaan proyek-proyek Dana Desa dan ADD di Desa Tumpaan Baru. Contohnya belum ada papan informasi Kumtua sudah memerintahkan untuk bekerja dan saya langsung terjun ke lokasi proyek tersebut untuk memberhentikan pekerjaan yang ada, contoh lain juga saat melihat tidak sesuai RAB atau tidak sesuai gambar saya langsung menegur Kumtuanya,”tukas Reintje.

Teguran tersebut langsung direspon Kumtua Desa Tumpaan Baru Berty Pangkey yang segera memperbaiki kesalahan yang ada.

Terkait angkutan material yang menggunakan kendaraan milik Kumtua Pangkey, Reintje membenarkan karena tidak dianggarkan biaya angkutan.

Meski demikian, Reintje enggan menanggapi kualitas rabat beton yang terletak di jalan menuju air terjun Toley yang saat ini kondisinya sangat memprihatinkan.

Bahkan, dirinya berupaya mengalihkan pembicaraan saat ditanya tentang proyek baru Aspal Lapen yang sudah disusun pekerjaannya padahal rabat beton belum setahun atau baru beberapa bulan di kerjakan.(nal)