Percepat Penanganan Covid-19 di Manado, Pemkot Adakan Satu Unit Mobil PCR

Manado, MR – Untuk mempercepat penanganan Covid-19 di Kota Manado, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado merealisasikan pengadaan satu unit mobil Polymerase Chain Reaction (PCR).

Hal ini dilakukan mengingat kasus virus Corona berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 Nasional, Kota Manado kembali berada di zona merah.

Pengoperasian kendaraan PCR tersebut dilakukan Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA di Youth Center, kawasan Megamas, Senin (07/09).

“Mobil PCR ini segera akan digunakan untuk percepatan penanganan Covid-19 di Kota Manado,”ujar Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Manado dr Marini Kapojos.

Dijelaskannya, mobil PCR terdiri dari 14 orang yakni tenaga konsultan kesehatan dari RSUP Prof Kandouw Manado, dan tenaga kesehatan lainnya, dua tenaga administrasi dan dua tenaga sopir, dalam upaya percepatan tes swab untuk deteksi paparan virus Corona.

“Terlebih, kecepatan sangat mempengaruhi penanganan wabah Corona guna memberi ketenangan bagi masyarakat,”tukas Kapojos.

Walikota GSVL dalam kesempatan itu mengatakan pengadaan mobil PCR ini dapat mempercepat penanganan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Manado.

“Saya sangat serius dalam penanganan pendemi virus Corona, kala itu Januari awal Covid-19 belum ada kasus terkonfrimasi di Kota Manado masih ramai di Wuhan Cina, saya sudah melakukan koordinasi dengan Direktur RSUP Prof Kandouw Manado dan dilanjutkan dengan melihat dari dekat alat pengukur suhu tubuh di bandara Sam Ratulangi bersama Otoritas Bandara dan Karantina Kesehatan Pelabuhan Kelas II Manado,”cerita Walikota pilihan rakyat Manado itu.

Menurutnya, waktu itu Manado merupakan salah satu kota di Indonesia yang membuka penerbangan langsung dari Wuhan yang berpotensi terpapar virus Corona.

“Langkah penanganan sudah kami lakukan jauh hari sebelum ada kasus pasien 01 pada 14 April lalu, sehingga dengan hadirnya mobil PCR ini kami berharap dapat segera bekerja guna percepatan penanganan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Manado,”tukas Walikota GSVL.

Dirinya berharap, adanya mobil PCR mempercepat tes swab dan hasil tes yang dikeluarkan lebih cepat, sehingga mempermudah tenaga kesehatan dalam melakukan tracing covid.

“Melihat kapasitasnya, mobil PCR bisa melakukan uji hingga 400 sampai 700 sampel per hari,”tandas Walikota GSVL.

Lanjut dikatakan, adanya mobil PCR ini, kapasitas maksimal layanan swab test di Kota Manado bisa dimaksimalkan, dengan harapan proses tes swab dengan PCR bisa dilakukan dengan cepat.

“Mari bersama kita bergotong-royong pemerintah dan masyarakat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Manado ini, dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan, dengan memakai masker, cuci tangan pakai sabun di air yang mengalir dan atur jarak fisik ketika ada di tempat umum,”pungkas Walikota GSVL.(stephen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *