Ruas Jalan Nasional Desa Solok Rusak Parah

Bolmong MR- Ruas Jalan Nasional di sepanjang Desa Solok, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) rusak parah.

Jalan berbandrol miliaran rupiah ini mendapat sorotan dari masyarakat serta pengguna jalan.

Pasalnya, ruas jalan ini setiap harinya dilewati banyak kendaraan termasuk para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang sebagian besar berdomisili di Kotamobagu.

“Kami sangat kecewa dengan jalan yang sudah rusak begini sehingga ada kalanya kami sering terhambat kalau sudah lewat di Desa Solok ini, karena jalannya sudah rusak begini,”keluh salah satu PNS yang bertugas di kantor Bupati Bolmong.

Kondisi jalan ini juga disorot Ketua Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) Swara Bogani Rafik Mokodongan.

Ia menilai pekerjaan proyek jalan yang berlokasi di Desa Solok ini sangat merugikan masyarakat terutama pengguna jalan. Pekerjaan yang dilaksanakan pihak kontraktor itu terkesan asal jadi.

“Kami LSM Swara Bogani Sangat menyayangkan proyek miliaran rupiah ini yang baru saja selesai pekerjaannya pada bulan Desember 2019 kemarin, terkesan dikerjakan sepertinya asal jadi, karena baru beberapa bulan kenapa sudah rusak parah begini,”tukas Mokodongan.

Menurutnya, pihak Balai Pengelola Jalan Nasional ((BPJN) Wilayah XV Manado harus mengevaluasi kontraktor yang melaksanakan pekerjaan proyek jalan tersebut.

“Dan ini seharusnya para institusi yang memberikan proyek ini terutama BPJN Wilayah XV Manado untuk mengevaluasi kinerja dari para pihak kontraktor dan pengawas, dan kalau perlu diberikan sanksi kepada pihak kontraktor agar mereka tidak melakukan pekerjaannya yang tidak sesuai dengan Dokumen Kontrak,”tandas Mokodongan.

Sementara, Kepala Satuan Kerja (Satker) Wilayah ll (BPJN) Recky Tumiwa ketika diminta konfirmasi melalui telepon selularnya mengatakan pihak Satker BPJN sudah sempat dua kali memberitahukan kepada pihak Kontraktor bahkan telah melakukan teguran.

“Kami dari pihak penyedia jasa BPJN sudah memberikan surat bahkan sudah telah memberikan dua kali teguran kepada para Kontraktor. Tapi menurut Informasi yang disampaikan masih ada terkendala administrasi surat jalannya karena pihak Kontraktor berasal dari Sulawesi Selatan, karena pada masa ini pada situasi Covid 19,”jelas Tumiwa.

Hal yang sama diungkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Yudi Umar.

“Kerusakan jalan yang berlokasi di Desa Solok, Kecamatan Lolak, sudah dua kali menyuratinya bahkan sudah beberapa kali menegurnya, mereka juga sempat kemarin melakukan pekerjaan tapi tidak permanen. Pihak Kontraktor berjanji akan mengganti operator lokal yang ada di daerah ini,”pungkas Umar.(jhon)