Sejumlah Desa di Kecamatan Tumpaan Terima “Surat Cinta” Dari LSM Inakor Sulut

Amurang, MR – Menyikapi adanya dugaan ketidak-transparanan Pemerintah Desa (Pemdes) dalam mengelola Dana Desa membuat LSM Inakor Sulut mengingatkan sejumlah Pemdes di Kecamatan Tumpaan tentang Keterbukaan Informasi Publik, Senin (23/09).

Kepada wartawan media manadoreal.com, Ketua LSM INAKOR Sulawesi Utara Rolly Wenas SSos mengatakan pihaknya telah memberikan Surat Permohonan Keterbukaan Informasi Publik kepada beberapa Pemdes di Kecamatan Tumpaan.

“Kami sudah memasukan surat “Cinta” atau Surat Permohonan Keterbukaan Informasi Publik kepada beberapa desa yang ada di Kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan. Hal tersebut kami kami lakukan untuk menjawab persoalan yang timbul di masyarakat terkait ketidak-transparanan pemerintah desa dalam pengelolaan dana desa yang ada,”ungkap Wenas.

Dikatakan, apa yang dilakukan didasarkan pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 2018 tentang Peran Serta Masyarakat dalam Pemberantasan Korupsi, Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 dan UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Keterbukaan Informasi Publik, Perki Nomor 1 Tahun 2010 Tentang Standar Layanan Informasi Publik UU Nomor 15 Tahun 2004 Tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan tanggungjawab Keuangan Masyarakat dalam Mengawaai Penyelenggara Negara, UU Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah, Permendagri Nomor 133 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Dana Desa.

Penyerahan surat tersebut dilakukan Herny Rintjap Kepala Direktorat Wilayah Pemberdayaan Peran Wanita (KADIRWIL P2W ) DPW LSM INAKOR Sulut dan diterima langsung para Hukum Tua (Kumtua) desa setempat serta mewakili Kumtua.

Adapun desa-desa tersebut yaitu Desa Tumpaan Dua, Desa Tumpaan Baru, Desa Matani, Desa Popontolen dan Desa Lelema.(nal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *