Tambah 24 Kasus Baru, Total 150 Warga Sulut Positif Corona

Manado, MR – Secara mengejutkan kasus warga Sulawesi Utara (Sulut) terkonfirmasi positif Covid-19, Rabu (20/05), bertambah 24 kasus baru, sehingga total akumulatif menjadi 150 kasus.

Sebelumnya, sempat beredar informasi jika Rabu hari ini, Sulut ketambahan 26 kasus seperti yang diumumkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam website Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sulut dr Steaven Dandel kepada wartawan, mengoreksi update data Gugus Tugas Covid-19 Pemerintah Pusat tentang penambahan kasus baru positif Corona di Sulut.

Menurutnya, terjadi double register serta ada satu hasil yang tidak signifikan.

“Hari ini, kasus warga terkonfirmasi positif Covid-19 di Sulawesi Utara bertambah 24 kasus bukan 26 seperti yang diumumkan Gugus Tugas Pemerintah Pusat. Ada double register dan ada satu hasil yang tidak signifikan,” jelas Dandel, Rabu (20/05) malam.

Dengan koreksi tersebut, total akumulatif kasus positif di Sulut menjadi 150 kasus, bukan 152 seperti yang diumumkan pemerintah pusat.

Dikatakan Dandel, ke-24 kasus baru berasal dari Manado, Tomohon, Bolaang Mongondow dan Minahasa.

Sementara, jumlah pasien sembuh, dikatakan Dandel, tetap pada angka 31 orang. Sedangkan, pasien meninggal dunia bertambah satu orang yakni Pasien-80 asal Minahasa Selatan, menjadi 9 orang.

“Untuk jumlah pasien positif aktif yang masih dirawat ada 110 orang,”pungkasnya.(tammy/*)

Data 24 pasien positif Covid-19 Sulut Rabu 20 Mei 2020 :

  1. Pasien-127, jenis kelamin laki-laki, umur 36 tahun asal Minahasa, tidak memiliki riwayat perjalanan atau kontak erat dengan kasus positif lain.
  2. Pasien-128, jenis kelamin laki-laki, umur 26 tahun asal Manado, dari Klaster Faskes B.
  3. Pasien-129, jenis kelamin laki-laki, umur 35 tahun asal Manado, terkoneksi dengan Klaster Faskes B.
  4. Pasien-130, jenis kelamin laki-laki, umur 25 tahun asal Manado, terkoneksi dengan Klaster Faskes B.
  5. Pasien-131, jenis kelamin laki-laki, umur 25 tahun asal Manado, terkoneksi dengan Klaster Faskes B.
  6. Pasien-132, jenis kelamin laki-laki, umur 24 tahun asal Manado, terkoneksi dengan Klaster Faskes B.
  7. Pasien-133, jenis kelamin laki-laki, umur 35 tahun asal Manado, terkoneksi dengan Klaster Faskes B.
  8. Pasien-134, jenis kelamin perempuan, umur 64 tahun asal Minahasa, tidak memiliki riwayat perjalanan dan tidak ada kontak erat dengan pasien positif lainnya.
  9. Pasien-135, jenis kelamin laki-laki, umur 22 tahun asal Manado, terkoneksi dengan Klaster Faskes B.
  10. Pasien-136, jenis kelamin perempuan, umur 45 tahun asal Minahasa, kontak erat resiko tinggi dengan Pasien-48.
  11. Pasien-137, jenis kelamin laki-laki, umur 21 tahun asal Manado, terkoneksi dengan Klaster Faskes B.
  12. Pasien-138, jenis kelamin laki-laki, umur 31 tahun asal Minahasa, kontak erat resiko tinggi dengan Pasien-48.
  13. Pasien-139, jenis kelamin laki-laki, umur 21 tahun, bagian dari Klaster Pasar Pinasungkulan.
  14. Pasien-140, jenis kelamin perempuan, umur 72 tahun asal Minahasa, kontak erat resiko tinggi Pasien-48.
  15. Pasien-141, jenis kelamin perempuan, umur 54 tahun asal Bolaang Mongondow, tidak memiliki riwayat perjalanan.
  16. Pasien-142, jenis kelamin laki-laki, umur 18 tahun asal Manado, kontak erat resiko tinggi dengan Pasien-79, diduga bagian dari Klaster Pasar Pinasungkulan.
  17. Pasien-143, jenis kelamin laki-laki, umur 28 tahun asal Minahasa, tidak memiliki riwayat perjalanan.
  18. Pasien-144, jenis kelamin perempuan, umur 50 tahun asal Tomohon, kontak erat dengan Pasien-118.
  19. Pasien-145, jenis kelamin laki-laki, umur 73 tahun asal Minahasa, kontak erat resiko tinggi dengan Pasien-48.
  20. Pasien-146, jenis kelamin laki-laki, umur 62 tahun asal Manado, kontak erat resiko tinggi dengan Pasien-56.
  21. Pasien-147, jenis kelamin perempuan, umur 37 tahun asal Manado, kontak erat resiko tinggi dngan Pasien-57.
  22. Pasien-148, jenis kelamin laki-laki, umur 30 tahun asal Manado, tidak memiliki riwayat perjalanan.
  23. Pasien-149, jenis kelamin laki-laki, umur 37 tahun asal Manado, kontak erat resiko tinggi dengan Pasien-57.
  24. Pasien-150, jenis kelamin perempuan, umur 64 tahun asal Manado, kontak erat resiko tinggi dengan Pasien-56.

Foto : ilustrasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *