Tanggapi Keluhan Warga, Tandirerung Imbau Jangan Parkir Kendaraan Sembarangan

Manado, MR – Warga Kota Manado meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Perhubungan agar bertindak tegas dalam melakukan penertiban para pelanggar lalu lintas khususnya parkir liar di Jalan Sam Ratulangi dan Jalan Piere Tendean.

Pasalnya kedua ruas jalan tersebut sering terjadi kemacetan. Bahkan sering mengganggu aktifitas pejalan kaki karena banyak kendaraan yang parkir di atas trotoar.

“Sepertinya parkir kendaraan sembarangan ini sulit diatasi. Buktinya banyak pengendara memarkir kendaraan di atas trotoar,” ungkap Vhitry, salah satu pengguna jalan.

Dia melanjutkan, sanksi penggembosan ban yang dilakukan Dishub Manado selama ini ternyata tidak mempan. “Buktinya masih banyak sopir kumabal. Harus sanksi yang lebih berat lagi,” tambahnya.

foto: istimewa

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Manado Michael Tandirerung mengatakan, parkir liar kendaraan menjadi perhatian Dishub Kota Manado.

“Kemungkinan kendaraan yang parkir sembarangan karena petugas patroli sudah lewat, sehingga tidak terpantau. Tapi kalau patroli dapat, biasanya diberikan sanksi,”tandas Tandirerung.

Dikatakan mantan Sekretaris Dewan Kota Manado ini, sanksi tegas yang diberikan kepada para pelanggar lalu lintas berdasarkan Peraturan Walikota Manado (Perwako) Nomor 4 tahun 2018 tentang penataan dan penindakan parkir di Kota Manado.

“Sanksinya pertama yaitu penggembosan kendaraan, penempelan stiker, penggembokan dan derek kendaraan,” tegasnya.

Olehnya, Tandirerung mengimbau kepada pengendara agar tidak memarkir kendaraan sembarangan.

“Kami meminta bagi pengendara untuk tidak memarkir kendaraan sembarangan yang dapat menimbulkan kemacetan,apalagi memarkir kendaraan di trotoar dapat mengganggu pengguna jalan. Karena trotoar itu tempat untuk pejalan kaki, bukan untuk tempat parkir,”pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *