Tatahede: Tidak Ada Penyelewengan Dalam Penyaluran Dana Hibah

Terkait Pemeriksaan Dana Penanggulangan Banjir Manado

Maxmilian Tatahede

Manado, MR – Terkait kasus dugaan penyalahgunaan dana hibah penanggulangan bencana banjir Kota Manado tahun 2014 yang sedang didalami Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manado Maximilian Tatahede SSos mengatakan penyalurannya sudah sesuai mekanisme.

Menurutnya, dirinya bersama Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA telah memberikan keterangan kepada penyidik Kejagung sebagai saksi berdasarkan fakta dilapangan. Termasuk mekanisme penyaluran dana hibah bagi korban bencana banjir di Kota Manado. Bahkan Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA, juga panggil dalam pemeriksaan sebagai saksi oleh Kejaksaan Agung.

“Ketika dipanggil pihak Kejaksaan Agung, saya telah menjelaskan bahwa tahap pertama dari dana hibah tersebut, kami telah membangun 1000 rumah dan sudah selesai. Tahap kedua ada 1054 rumah yang dibangun tahun 2018 ini,”ungkap Tatahede.

Selaku orang yang bertanggung jawab tentang penyaluran dana hibah bagi korban banjir di Manado itu, Tatahede menegaskan tidak ada penyelewengan.

“Dalam menyalurkan dana hibah bagi korban banjir ini, semuanya dikerjakan sesuai mekanisme untuk pembangunan rumah di Kelurahan Pandu. (stephen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *