Tenggelamnya Kapal Bantuan Kemenhub di Perairan Amurang, Tuju : Bupati CEP Harus Evaluasi Kinerja Kadishub Minsel

Amurang, MR – Buntut tenggelamnya Kapal Pelpra Bawana Nusantara 20 di perairan Amurang yang sudah hampir sepekan belum bisa diangkat dari dalam air, Ketua DPW LSM Pijar Keadilan Sulut James Tuju angkat bicara.

Kepada wartawan manadoreal.com Tuju meminta Bupati Minahasa Selatan (Minsel) DR Christiany E Paruntu mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Verra Lasut, karena tidak proaktif mengeksekusi tersebut.

“Kapal tersebut harganya miliaran rupiah kalau tidak bisa diangkat dari dalam air, dapat berakibat tidak dapat di pergunakan lagi. Kalau dibiarkan itu berdampak pada tidak akan dipakainya kembali kapal tersebut karena mesin dan alat-alat penunjang lainnya dipastikan sudah rusak dan ini bisa merugikan negara,”tandasnya.

Hal tersebut menurut Tuju sangat di sayangkan, seharusnya Kadishub harus cepat mencari solusi bagaimana cara untuk mengangkat kapal tersebut.

Informasi yang dihimpun manadoreal.com menyebutkan harga kapal tersebut kurang lebih Rp2 Milyar merupakan bantuan Kementerian Perhubungan tahun 2017.

Sejak tenggelamnya kapal Bawana Nusantara 20 di perairan Amurang pada 27 September lalu, Kadis Lasut tak pernah memberikan perhatian.

Bahkan, petugas yang tidak mau namanya dipublish menyebutkan upaya untuk mengangkat kapal itu sementara dilakukan dengan biaya operasional yang tanggung sendiri baik makan, minum dan lain-lain.

Kadishub Verra Lasut saat dihubungi melalui telepon selulernya mangaku belum mengetahui hal itu dan menyerahkannya kepada kepala bidang terkait.

“Saya tidak tau, hubungi langsung ke pak kabidnya saja,”ujarnya enteng.(nal)