Terkait Pandemi Covid-19 di Amerika Serikat, Presiden Trump Tetapkan 15 Maret Hari Doa Nasional

Washington, MR – Mewabahnya Covid-19 atau virus Corona di Amerika Serikat, Presiden Donald Trump menetapkan hari Minggu 15 Maret sebagai Hari Doa Nasional.

Penetapan Hari Doa Nasional tersebut dilakukan setelah secara resmi Trump memutuskan National Emergency (Keadaan Darurat) terkait wabah Pandemi Covid-19, atau Coronavirus Disease 2019.

Hari Doa Nasional tahunan biasanya dilaksanakan pada hari Kamis pertama di bulan Mei. Untuk tahun 2020 ini jatuh pada tanggal 7 Mei.

Namun, berkaitan dengan National Emergency ini, maka tanggal 15 Maret 2020 diambil Presiden Trump sebagai Tanggal Nasional Berdoa.

Melalui Tweet, Presiden Trump katakan:

“Merupakan kehormatan besar bagi saya untuk deklarasikan hari Minggu, 15 Maret sebagai Hari Doa Nasional. Kami adalah Negara yang, sepanjang sejarah kami, telah memandang Tuhan sebagai tempat perlindungan dan kekuatan di saat-saat kritis seperti ini,”ujar Trump dalam Tweetnya.

Orang nomor satu di negara Paman Sam itu mengajak semua warga Amerika Serikat untuk berdoa dengan iman.

“Di mana pun Anda berada, saya mengajak Anda berdoa sepenuhnya dalam iman. Bersama-sama, kita akan peroleh kemenangan”.

“It is my great honor to declare Sunday, March 15th as a National Day of Prayer. We are a Country that, throughout our history, has looked to God for protection and strength in times like these,” Trump tweeted. “No matter where you may be, I encourage you to turn towards prayer in an act of faith. Together, we will easily PREVAIL!” — Donald J. Trump (@realDonaldTrump) March 13, 2020.(ist)