Tiga Tahun Disclamer, Yasti Sukses Bawa Bolmong Raih Opini WDP

Bolmong, MR – Perjuangan Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Dra Yasti Soepredjo Mokoagow untuk merobah opini Disclamer tiga tahun berturut menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI), ternyata tidak sia-sia.

Pasalnya, selama Yasti menjabat Bupati Bolmong sejak tahun 2017, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong diperhadapkan dengan masalah pengolahan aset yang amburadul dan sudah terjadi dalam masa kepemimpinan bupati-bupati sebelumnya.

Dari hasil temuan BPK-RI tahun 2018 ada terdapat aset di Bolmong bermasalah senilai Rp 403 Miliar lebih.

Sehingga, dengan pendampingan yang diberikan BPK-RI serta dikawal Bupati Yasti, pengolahan aset yang sudah puluhan tahun tidak tertata secara administrasi membuahkan hasil yang baik.

Buktinya, pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2019 yang disampaikan tahun 2020, Bolmong keluar dari kemelut Disclamer mendapat opini WDP.

Hal itu disampaikan Ketua BPK-RI Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) Karyadi SE MM dalam acara Penyerahan LHP LKPD 15 kabupaten/kota se-Sulut secara virtual melalui video conference, Senin (11/05).

“Kita sangat bersyukur akan kenaikan opini daerah kita dari Disclamer menjadi WDP. Ini didapat lewat kerja keras kita bersama jajaran pemerintah Daerah, lebih khusus Badan Keuangan Daerah,”ujar Bupati Yasti.

Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada BPK-RI yang selama ini setia mendampingi serta memberikan arahan-arahan.

“Kita juga berterima kasih pula kepada BPK-RI yang telah banyak membantu dan membimbing untuk penyempurnaan LHP,”tukasnya.

Bupati Yasti berharap upaya yang telah dikerjakan selama ini menjadi lebih baik untuk tahun-tahun berikutnya.

”Untuk itu target kita jangan hanya sampai disini, mudah-mudahan tahun depan dengan usaha kerja keras ini mendapatkan satu tahap lagi menjadi Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP,”ujar Yasti, optimis.

Tampak ikut dalam video conference tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Bolmong Tahlis Galang, Kepala BKD Rio Lombone, serta seluruh Kepala bidang pada Badan Keuangan Pemkab Bolmong.(jhon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *