Tolak Plt Kumtua Baru, Masyarakat Desa Sondaken ‘Duduki’ Kantor Dinas PMD Minsel

Amurang, MR – Puluhan warga Desa Sondaken Kecamatan Tatapaan, Minahasa Selatan (Minsel) ‘menduduki’ kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Minsel menolak Pelaksana Tugas (Plt) Hukum Tua yang baru, Jumat (24/01).

Kisruh yang terjadi di Desa Sondaken Kecamatan Tatapaan belum selesai dimana beberapa waktu lalu warga melakukan demo dengan menyegel kantor desa dan menolak Plt Hukum Tua yang baru.

Menurut warga, Plt Hukum Tua Steven Lintjewas tidak ada kesalahan bahkan sangat transparan dalam penggunaan Dana Desa.

“Bapak Steven so bangun ini Desa Sondaken dengan penuh tanggung jawab,”kata Willy, salah seorang warga Sondaken yang dibenarkan warga lainnya di kantor Dinas PMD.

Penolakan rersebut di tandai dengan diserahkannya Surat pernyataan sikap yang ditujukan kepada Bupati Minahasa Selatan Christiany Paruntu dan diterima Kepala Dinas PMD Hendrie Lumapow.

Dalam pertemuan dengan Kadis Lumapow, masyarakat meminta agar Camat Tatapaan Melissa Aring harus pertanggung jawabkan surat rekomendasi pergantian Plt yang menyatakan jika hal tersebut atas permintaan masyarakat.

“Penolakan ini kami masyarakat sudah berapa kali menyampaikannya dengan alasan-alasan yang ada. Kami tetap menolak Plt Hukum Tua yang baru, dan kalau permintaan kami belum juga dikabulkan maka akan ada demo yang lebih besar lagi. Hal ini kami minta kepada ibu Camat Melisa Aring harus bertanggung jawab atas tidak kondusifnya sutuasi yang ada di Desa Sondaken,”pungkas Wellyn W, Koordinator masyarakat kepada wartawan.(nal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *