Tunjang Industri Pariwisata, Dispar Manado Gelar Pelatihan Manajemen Homestay

Manado, MR – Industri pariwisata Kota Manado sekarang ini mulai berkembang pesat dengan membanjirnya wisatawan yang datang ke kota ini.

Olehnya, diperlukan fasilitas penunjang pariwisata berupa penginapan yang dikelola langsung masyarakat serta berdampak pada ekonomi rakyat.

Untuk memotivasi masyarakat menggeluti bisnis usaha wisata penginapan bagi wisatawan, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Pariwisata (Dispar) melaksanakan pelatihan manajemen homestay, di Aston Hotel, 25-27 November 2019.

Acara yang dibuka Kepala Dinas Pariwisata Manado Dra Neivi Lenda Pelealu MSi itu, diikuti masyarakat Kelurahan Meras, Tongkaina dan Manado Tua.

Tiga narasumber masing-masing Victor Willem Rundengan dengan materi formula sukses, swot and how to start serta business plan, Fani Awaluddin dengan materi mengembangkan pola pikir, marketing and setting skill serta cash flow analisis dan David Tanos membawakan materi outcome serta customer satisfaction.

Kepala Bidang Pengembangan Kelembagaan dan Kapasitas Kepariwisataan Dispar Manado Steven Runtuwene SSos mengatakan pelatihan manajemen homestay bagi masyarakat sangat penting untuk pengembangan destinasi wisata di Kota Manado.

“Pelatihan manajemen homestay bagi masyarakat khususnya mereka yang tinggal di area pariwisata seperti masyarakat Kelurahan Meras, Tongkaina dan Manado Tua sangatlah penting. Apalagi, sekarang ini Manado telah menjadi salah satu destinasi atau daerah tujuan wisata di Indonesia yang banyak dikunjungi wisatawan baik lokal maupun mancanegara,”jelas Runtuwene, Rabu (27/11).

Selain itu, tandas mantan Kepala Bagian Pemerintahan dan Hubungan Masyarakat Pemkot Manado itu, pengelolaan homestay oleh masyarakat tentunya memberikan nilai tambah dari sisi ekonomi dalam meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Selama tiga hari ini, masyarakat yang berkeinginan mengelola homestay kami latih dengan melibatkan para pemateri yang memiliki kapasitas dan kapabilitas dalam memberikan ilmu manajemen pengelolaan home stay secara profesional,”pungkas Runtuwene.(stephen)