Walikota Vicky Lumentut ‘Bocorkan’ Kunci Sukses Manado Toleran

Terima Kunjungan Walikota Tegal dan Rombongan

Manado, MR – Tertarik dengan kehidupan toleransi di Kota Manado, Walikota Tegal M Nursholeh dan rombongan menyambangi Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dan diterima langsung Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi bersama Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE, di ruang Toar Lumimuut (Tolu) Kantor Walikota Manado, Senin (21/01) pagi tadi.

Dalam kesempatan itu, Walikota Vicky Lumentut ‘membocorkan’ kunci sukses Manado masih ditetapkan sebagai Kota Paling Toleran di Indonesia. Menurut orang nomor satu di ibukota Provinsi Sulawesi Utara itu, ada tiga pilar yang menjadi kunci keberhasilan Manado menjadi Kota Toleran yakni Pemerintah, Rohaniawan dan Pers.

“Pemerintah tugasnya membangun infrastruktur, serta mengajak masyarakat untuk memelihara kerukunan, kemudian Rohaniawan membangun mental dan spiritual masyarakat untuk ikut menjaga Kota ini, sedangkan Pers menyampaikan kepada masyarakat apa saja yang dikerjakan pemerintah dan rohanawan dalam membangun kebersamaan di Kota Manado. Tiga Pilar inilah yang membuat Kota Manado ditetapkan sebagai Kota Paling Toleran di Indonesia,”ujar Walikota Vicky Lumentut, yang turut didampingi Ketua DPRD Manado Nortje Van Bone.

Selain itu, kata Walikota pilihan rakyat Manado, semangat dan rasa memiliki masyarakat yang tinggal di Rumah Besar Manado ini, mempunyai andil yang besar dalam menciptakan Manado yang aman, rukun dan damai.

“Saya selalu katakana, di Manado tidak ada orang Jawa, orang Sumatera, orang Bali, orang Batak, orang Papua, orang Makassar dan seterusnya. Yang ada di Manado adalah orang Manado, orang Manado berasal dari Jawa, orang Manado berasal dari Sumatera, orang Manado berasal dari Bali, orang Manado berasal dari Papua. Sehingga, karena merasa orang Manado, wajib hukumnya mereka untuk ikut membangun dan menjaga kota ini,”tandas Walikota Vicky Lumentut.

Walikota Tegal M Nursholeh mengaku kagum dengan pola kepemimpinan yang diterapkan Walikota Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan dalam pemerintahan di Kota Manado. Bahkan, apa yang diperoleh dari kunjungan di Manado, akan diterapkan di Kota Tegal, bagian dari Provinsi Jawa Tengah.

“Kami banyak belajar soal kerukunan dan toleransi di Kota Manado. Terima kasih kepada Pak Walikota Vicky Lumentut dan jajaran pemerintah Kota Manado yang telah membagi ilmu dan menyambut kunjungan kami dengan baik,”pungkas Nursholeh. Usai bertatap muka dan saling berbagai cenderamata, Walikota Vicky Lumentut mengajak koleganya Walikota Tegal dan rombangan mampir di Cerdas Command Center (C3). Dimana, ruangan C3 menjadi pusat kendali informasi dan pemantauan suasana Kota Manado.(stephen)