Dispar Manado Bentuk Pokdarwis Malalayang Satu Timur dan Bahu

Manado, MR – Untuk menggerakkan kembali sektor pariwisata di Kota Manado, Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Manado melanjutkan pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dari masyarakat.

Kali ini, dua kelurahan di Kecamatan Malalayang yakni Kelurahan Malalayang Satu Timur dan Kelurahan Bahu, menjadi sasaran pembentukan Pokdarwis.

Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA melalui Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir Philips Sondakh mengatakan pembentukan Pokdarwis sangat penting dalam pengembangan pariwisata Kota Manado, meskipun saat ini dunia masih dilanda pandemi Covid-19.

“Pembentukan Pokdarwis dilingkungan masyarakat sangat penting untuk menggerakkan potensi pariwisata yang ada ditengah masyarakat itu sendiri. Karena, melibatkan langsung masyarakat dalam industri pariwisata,”ujar Sondakh, saat membuka kegiatan pembentukan dan sosialisasi Pokdarwis Kelurahan Malalayang Satu Timur dan Kelurahan Bahu, di Granpuri Hotel, Selasa (13/04).

Sementara, Kepala Dispar Manado Dra Lenda Neivy Pelealu MSi mengatakan pihaknya intens membentuk Pokdarwis pada beberapa kelurahan di Kota Manado. Hanya saja, sempat terhenti karena adanya pandemi Covid-19.

“Sebelum pandemi Covid-19 sudah ada Pokdarwis yang kami bentuk seperti di Kecamatan Mapanget, Kecamatan Bunaken, Kecamatan Bunaken Kepulauan dan Kecamatan Wenang,”jelas Pelealu, didampingi Kepala Bidang Kelembagaan dan Kapasitas Kepariwisataan Dispar Manado Steven Runtuwene SSos.

Dalam kesempatan itu, Kadis Lenda Pelealu melantik pengurus Pokdarwis di dua kelurahan tersebut.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi tentang Pokdarwis oleh narasumber berkompeten diantaranya Prof Dr Winda Mercedes Mingkid.(stephen)