Wagub Kandouw Lantik 179 Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Sulut

Sulut, MR – Pemerintah Sulawesi Utara (Sulut) yang pimpin Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, melantik dan mengambil sumpah janji pejabat administrator dan pengawas lingkup Pemprov Sulut, Kamis (06/05), di ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut.

Pelantikan yang di lakukan Wakil Gubernur Steven Kandouw tersebut
meliputi pejabat Eselon III berjumlah 53 orang dan pejabat Eselon IV berjumlah 126 orang, total keseluruhannya berjumlah 179 orang.

“Setelah satu tahun lima kali perubahan termasuk diusulkan ke KSAN, ke Mendagri akhirnya hari ini saudara-saudara boleh dilantik. Tentunya keputusan pak gubernur mari kita sama-sama syukuri sekaligus kita amini sebagai ASN suatu bagian dari tour of duty,”ujar Wagub Steven, dalam sambutan mewakili Gubernur Olly.

Orang nomor dua di Bumi Nyiur Melambai ini pun mengharapkan pejabat baru dilantik langsung tancap gas kerja demi mewujudkan visi misi Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Kandouw.

“Sehingga menjdi harapan pak gubernur dapat implementasikan kebijakan ODSK (Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan),” tukasnya.

Masih dalam arahannya, Wagub Kandouw mengingatkan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mengikuti kecepatan globalisasi.

“Kecepatan, ketepatan, efisiensi. Ini harus menjadi mindset. Ya memang sudah era globalisasi,” tuturnya.

“Selanjutnya egoverment. Selalu saya ingatkan itu. Mudah-mudahan paralel berjalan dengan kualitas SDM,” tukasnya.

Di akhir arahan, Wagub Kandouw mengingatkan tentang integritas.

“Sampai saat ini masih ditemui masalah itu. Bukan hanya di keuangan tapi semua hal. Jadi tolong integritas ini termasuk loyalitas dijaga,” pungkasnya.

Pelantikan tersebut menjadi contoh bagi kabupaten/kota di Sulut untuk bersabar dalam hal perombakan pejabat.

“Bayangkan satu tahun ini digodok karena pertama pak gubernur mau dihasilkan (pejabat) betul-betul mumpuni. Ini jadi contoh kabupaten/kota bahwa kita taat aturan. Selama belum ada izin dari KASN, kita tak teruskan. Selama belum ada izin dari Kemendagri, tak kita lanjutkan. Prosedur itu nomor satu jadi jangan heran Pemprov Sulut dapat nomor satu ketaataan,” ungkapnya saat diwawancarai usai pelantikan. (waba/*)